Panitia KLB PSSI: FIFA Akui Program Nurdin Halid, Djohar Arifin Tidak

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — FIFA secara jelas mengakui kepemimpinan Nurdin Halid pada kongres PSSI di Bali pada tahun lalu. Namun Kongres yang menghasilkan sejumlah program itu secara sepihak tidak diakui Djohar Arifin Husin selaku pimpinan PSSI.

Atas dasar itulah, menurut anggota Komite Pemilihan KLB PSSI versi KPSI, Kadir Halid kepengurusan PSSI harus digulingkan. "FIFA secara jelas mengakui. Hanya Djohar Arifin dan pengurusnya saja yang tidak mengakuinya karena itulah mereka melakukan pelanggaran," kata Kadir saat dihubungi Republika, Rabu (25/1).

Dia mengaku, pihaknya tidak semena-mena dalam menetapkan langkah jelang KLB. Komite Pemilihan, kata dia, akan mengikuti aturan yang telah diatur FIFA. Karena itu, dia mengimbau kepada semua pihak agar tidak menaruh curiga.

"Kita berjalan sesuai dengan aturan FIFA. Di sana ada 27 item yang harus dipenuhi calon ketua PSSI," katanya menegaskan.

Kadir Halid yang juga akan hadir dalam rapat perdana Komite Pemilihan KLB PSSI (versi KPSI) pada Rabu (25/1) malam. Menurut Kadir, di rapat itulah posisi para anggota Komite ditetapkan, termasuk dirinya.

"Nanti baru akan ditentukan siapa ketua, wakil dan anggotanya," pungkas Kadir Halid yang merupakan adik kandung dari Nurdin Hali ini.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.