Panitia rampungkan persiapan arena pertandingan anggar PON Papua

·Bacaan 1 menit

Panitia penyelenggara cabang olahraga anggar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua merampungkan persiapan arena pertandingan di Aula Serbaguna Gereja St Yoseph, Kabupaten Merauke.

Sekretaris Panitia Penyelenggara Inti cabang olahraga anggar PON XX Papua Henry Winston Muabay mengatakan kesiapan arena pertandingan tersebut saat ini sudah mencapai 90 persen.

"Kalau arena anggar kita sudah 90 persen sekarang, tinggal tahap penyelesaian saja," kata Henry saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Ia menambahkan proses penyelesaian tahap akhir arena pertandingan anggar di Aula Serbaguna Gereja St Yoseph, yakni pemasangan bidang permainan.

"Penyelesaian, terutama piste (bidang permainan), sudah mulai kita pasang. Kemudian kalau kesiapan arena di bagian luar sudah selesai," ujar Henry.

Baca juga: Tim anggar Maluku matangkan strategi jelang PON Papua
Baca juga: Tim anggar Papua targetkan medali emas pada PON Papua

Ia juga mengatakan panitia penyelenggara menargetkan penyelesaian arena pertandingan cabang olahraga anggar itu selesai pada 29 September 2021.

"Untuk rampung semuanya, kita berharap di tanggal 29-30 September 2021 bisa selesai. Supaya di tanggal 1-2 Oktober 2021 itu kan wasit dan dewan hakim sudah mulai datang, kita sudah bisa melakukan tes," tutur Henry.

Sebanyak 12 nomor akan dipertandingkan dalam cabang olahraga anggar pada PON XX Papua, di antaranya untuk kategori putra adalah degen individual, floret individual, sabel individual, degen beregu, floret beregu dan sabel beregu.

Sedangkan untuk kategori putri, antara lain degen individual, floret individual, sabel individual, degen beregu, floret beregu dan sabel beregu. Pertandingan anggar diselenggarakan pada 4-9 Oktober 2021.

Baca juga: Anggar Kaltim targetkan dua emas PON Papua
Baca juga: Aceh targetkan satu medali emas cabor anggar di PON XX Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel