Panitia seleksi umumkan 10 pelamar Sekda DKI

Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya mengumumkan 10 orang pelamar lulus seleksi administrasi untuk posisi Sekretaris Daerah DKI Jakarta.

Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Madya Suhajar Diantoro di Jakarta, Senin, menandatangani hasil seleksi administrasi 10 orang kandidat yang tertuang dalam Pengumuman Nomor 1 tahun 2023.

Dari 10 orang pelamar, sembilan di antaranya merupakan bawahan Penjabat Gubernur DKI Heri Budi Hartono atau berasal dari Pemprov DKI Jakarta dan satu orang dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Sebanyak 10 pelamar lulus seleksi administrasi itu yakni:

Baca juga: Pemprov DKI sebut seleksi terbuka jabatan sekda berlaku nasional

1.Bayu Meghantara (Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda Provinsi DKI Jakarta)
2. Benni Aguscandra (Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta)
3. Dhany Sukma (Wali Kota Jakarta Pusat)
4. Isnawa Adji (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI)
5. Joko Agus Setyono (Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali)
6. Junaedi (Bupati Kepulauan Seribu)
7. Michael Rolandi Cesnanta Brata (Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta)
8. Sigit Wijatmoko (Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta)
9. Syaefuloh Hidayat (Inspektur DKI Jakarta)
10. Wahyu Haryadi (Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta).

Panitia seleksi menjadwalkan seleksi kompetensi bidang kepada 10 pelamar itu pada Rabu (4/1) di BKD DKI Jakarta.

Baca juga: Pemprov DKI siapkan administrasi seleksi terbuka jabatan sekda

Adapun materi tes kompetensi bidang yakni penulisan makalah menggunakan komputer yang disediakan panitia dengan tema yang akan diumumkan saat pelaksanaan tes berlangsung.

Setelah kompetensi bidang dengan penulisan makalah, sesuai jadwal tes dilanjutkan dengan tes manajerial di Badan Kepegawaian Negara (BKN) dijadwalkan pada 16-25 Januari 2023.

Kemudian wawancara dengan panitia seleksi pada 30-31 Januari 2023 dan pengumuman akhir pada 2 Februari 2023.

Bobot terbesar dalam penilaian seleksi adalah wawancara dengan panitia seleksi sebesar 35 persen, tes manajerial dan sosial kultural 25 persen, kemudian kompetensi bidang dan rekam jejak masing-masing bobot 20 persen.

Baca juga: Pemprov DKI buka pendaftaran seleksi jabatan sekda

Untuk hasil akhir, panitia seleksi menyampaikan hasil penilaian jabatan tinggi madya itu dan memilih sebanyak tiga calon sesuai urutan nilai tertinggi untuk disampaikan kepada gubernur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

PPK nantinya mengusulkan tiga nama calon yang telah diseleksi Panitia Seleksi kepada Presiden RI dan nantinya Kepala Negara memilih satu orang calon sekda.