Panjat Pagar Tembok Rumah, Kakek di Bitung Tewas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Manado - Seorang warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Aertembaga Dua, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sulut, tewas pada Jumat (6/11/2021). Pria bernama Said Sumaila (64) itu diduga terjatuh dari tembok rumahnya.

Said pertama kali ditemukan oleh menantu dan cucunya yaitu Agustinus Pusuma (46) dan lelaki Rendy Corneles (21). Sebelumnya, mereka telah mencari Said yang tidak berada di rumah di Bitung mulai dari sore hari hingga selesai pelaksanaan ibadah di rumahnya pukul 22.00 Wita.

Sekitar pukul 23.30 Wita, Said baru ditemukan oleh Rendy Corneles dalam kondisi duduk tersandar di dinding pagar tembok sebelah rumahnya.

Karena merasa kakeknya masih hidup, Rendy Corneles kemudian membaringkannya dekat tempat dia terjatuh untuk memeriksa kondisi tubuhnya. Namun, ternyata sang kakek sudah tidak bernapas.

Kondisi korban itu kemudian disampaikan Rendy Corneles kepada Agustinus Pusuma dan kelurganya. Agustinus lalu melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Aertembaga yang selanjutnya datang ke lokasi kejadian beberapa saat kemudian.

Polsek Aertembaga yang dibantu Unit Inafis Polres Bitung melakukan olah tempat kejadian, mengumpulkan keterangan para saksi dan mengidentifikasi jenazah korban.

"Korban diduga meninggal akibat jatuh dari tembok pagar," ujar Kapolsek Aertembaga Iptu Gian Wiatma Jonimandala.

Kapolsek mengatakan, pada saat ditemukan oleh saksi terdapat tangga yang diduga digunakan korban untuk memanjat ke tembok pagar dan kemudian korban terjatuh ke sebelah tembok pagar. Dari hasil identifikasi, ditemukan luka di bagian pangkal paha akibat terjatuh.

"Pihak keluarga menerima ikhlas atas meninggalnya korban. Menurut mereka, korban meninggal secara wajar akibat kecelakaan terjatuh dari tembok pagar," pungkas Kapolsek Aertembaga Bitung.

Simak juga video pilihan berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel