Panpel Larang Bobotoh Datang ke Sleman

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Panitia Pelaksana Persija tak memperbolehkan bobotoh untuk datang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada laga Persija melawan Persib Bandung, Rabu (28/6).

Panpel yang menggandeng Polres Sleman akan melakukan "evakuasi" ke luar Sleman jika ada suporter Persib datang.

"Mekanismenya bagaimana nanti akan dilakukan oleh petugas," ujar Ketua Panpel Persija Bobby Kusumahadi saat menggelar jumpa pers bersama Kapolres Sleman AKPB Heri Sutrisman di Aula Polres Sleman, Senin (26/8).

Menurut Bobby, keamanan dan kelancaran akan jadi tantangan panpel gabungan saat duel "el Classico" Indonesia itu, apalagi ada indikasi suporter Persib nekat datang ke Sleman, dan dipastikan akan bertemu dengan sedikitnya 3.000 Jakmania yang bakal datang menggunakan kereta api, bus, dan pesawat.

Razia atribut juga akan dilakukan oleh panpel guna mengantisipasi bentrok antarsuporter, termasuk pembatasan tiket yang dijual. Harga tiket untuk umum ditetapkan Rp 60 ribu untuk tribun sebelah barat dan tiket ini dapat dibeli sebelum pertandingan.

Polisi Sleman, yang bakal menjadi ujung tombak pengamanan laga Rabu (28/8), sudah mempersiapkan skema pengamanan ekstraketat. Menurut hasil rapat sementara di Polres Sleman, ada kemungkinan kendaraan tidak diperbolehkan masuk lagi ke seputaran Maguwoharjo.

Heri Sutrisman mengatakan, pihaknya hanya berperan menjaga keamanan di sekitar lokasi pertandingan. Soal kebijakan pendukung Persib datang atau tidak ke Maguwoharjo, kata dia, Panpellah yang lebih mengerti soal kebijakan tersebut.

"Pengamanan ini punya standar nasional hampir sama dengan ketika Indonesia melawan Brunei. Ada tiga ring keamanan yang disiapkan selama laga berlangsung," kata Heri.

Ring pertama, petugas yang datang sebelum pertandingan di dalam stadion lebih kurang 650 personel. Ring kedua, di seputaran gerbang masuk stadion termasuk polwan yang akan melakukan sweeping kepada suporter perempuan. Ring ketiga, di sekitaran kawasan stadion khusus pintu masuk.

Proses mekanisme pengamanan masih akan dimatangkan dengan melibatkan semua komponen, termasuk suporter klub di Daerah Istimewa Yogyakarta seperti Slemania, Brigata Curva Sud (BCS), dan Brajamusti. Mereka ikut dilibatkan untuk melakukan pendekatan terhadap suporter kedua tim yang akan datang ke Sleman.

Baca Juga:

The Jak Diminta Santun di Sleman

Persija U-21 ke Semifinal

Bobotoh Persib Tewas Terjatuh dari Truk

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.