Panpel: PON bentuk karakter atlet berkelas dunia

·Bacaan 1 menit

Panitia pelaksana Pekan Olahraga Nasional (PON) menilai penyelenggaraan PON mampu membentuk karakter atlet berkelas dunia karena ajang multicabang nasional tertinggi ini menuntut peserta untuk memberikan performa terbaik.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua II PB PON XX Papua 2021 Roy Letlora setelah melihat persiapan yang sudah dilakukan oleh atlet dan pengurus provinsi untuk berkompetisi di ajang empat tahunan itu.

"PON Papua menjadi media yang akan melahirkan atlet-atlet baru dengan prestasinya dan berkelas dunia," kata Roy dikutip dari keterangan resminya, Senin.

PON akan dihelat pada 2-15 Oktober 2021 di empat klaster, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke.

Empat puluh hari jelang PON Papua, atlet terus memperkuat pelatihan. Motivasi utama yang membawa mereka bersaing ialah membanggakan provinsi, dan melampaui batas performa agar menjadi lebih dari sebelumnya.

Baca juga: Mahfud: Pemerintah siap selenggarakan PON XX dan Peparnas XVI di Papua
Baca juga: PB PON XX Pemprov Papua luncurkan aplikasi Papua Tourism

Bagi atlet pemula, PB PON mengatakan debut di Papua 2021 adalah pengalaman emas yang bisa dijadikan sebagai pembelajaran di masa depan. Sedangkan bagi yang senior, ajang ini menjadi media untuk bertukar pengalaman kepada juniornya.

"Sebagai generasi penerus, kita harus terus kobarkan api semangat yang sudah dinyalakan oleh juara-juara terdahulu," pungkas Roy.

Tercatat sebanyak 6.848 atlet akan meramaikan PON XX Papua 2021 dan berjuang mewakili provinsinya masing-masing. Mereka terbagi untuk berkompetisi dalam 37 cabang olahraga, 56 disiplin olahraga dan 679 nomor pertandingan.

Baca juga: Polisi mendeteksi dini gangguan keamanan PON XX Papua
Baca juga: 4.800 orang terdaftar menjadi relawan PON Papua
Baca juga: Pemkab Jayapura targetkan 70 persen warga sekitar lokasi PON divaksin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel