Pantai Lhok Mata Ie, Pilihan Tepat untuk Kamping

Dian Lestari Ningsih, indahelzerra
·Bacaan 3 menit

VIVA – Akhir pekan menjadi pilihan yang tepat untuk melepaskan penat setelah seminggu bekerja dengan rutinitas yang seperti biasa. Liburan di akhir pekan menjadi salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh setiap orang, menghabiskan waktu bersama teman-teman sambil menikmati suasana pantai menjadi pilihan yang paling banyak dipilih oleh kebanyakan orang.

Pantai selalu bisa menawarkan ketenangan, ketika berada di pantai, energi kita seperti terisi kembali. menikmati suasana pantai mampu memberikan pengalaman tersendiri. Selain menjadi tempat bersantai, banyak juga yang menjadikan pantai sebagai lokasi camping dan memancing.

Pantai yang sangat cocok untuk dijadikan lokasi kamping salah satunya adalah Pantai Lhok Mata Ie yang terletak di Ujong Pancu, Aceh Besar. Pantai Lhok Mata Ie selalu menjadi pilihan yang tepat untuk camping dan memancing karena pantainya yang dikeliling oleh perbukitan dengan Panjang pantai 20-30 meter, sehingga kita berasa di pantai pribadi.

Selain itu banyak pohon-pohon yang bisa kita gunakan untuk mendirikan tenda di bawahnya. Kalau ingin memancing kita juga bisa memilih untuk berdiam diri di atas bebatuan yang tinggi sambil menunggu ikan memakan umpan. Ikan hasil pancingan disini biasanya berupa ikan-ikan karang.

Pantai Lhok Mata Ie bisa ditempuh dari Banda Aceh menuju ke Ujong Pancu dengan waktu kurang lebih 15-30 menit dengan jarak 15 km. Sesampainya kita di Ujong Pancu, kita harus memakirkan kendaraan di rumah warga dengan biaya parkir untuk sepeda motor sebesar Rp 5000 dan untuk mobil sebesar Ro 20.000.

Selanjutnya dari Ujong Pancu kita harus berjalan kaki menuju ke Lhok Mata Ie dengan waktu tempuh kurang lebih 40-50 menit, tergantung cepat atau tidaknya kita dalam berjalan dan beban yang kita bawa dalam perjalanan. Perjalanan yang kita tempuh melalui hutan dengan jalan mendaki dan menurun, namun jangan takut tersesat karena dalam perjalanan kita akan berjumpa dengan orang lain yang juga akan menuju ke Lhok Mata Ie.

Dalam perjalanan juga sudah titik point yang biasa digunakan untuk beristirahat sehingga kita bisa mengumpulkan tenaga dan kembali melanjutkan perjalanan. Lelahnya perjalanan tidak akan terasa karena rimbunya pepohonan yang kita lewati, ditemani dengan sejuknya suasana hutan.

Beberapa tahun setelah tsunami pantai Lhok Mata Ie tidak terbuka untuk dikunjungi oleh perempuan karena mengingat rute yang dilalui, namun sekarang sudah bisa dengan catatan ditemani oleh warga kampung sekitar dan juga tidak boleh bermalam. Pantai ini bisa dikunjungi hari apa saja namun tidak boleh bermalam pada hari Kamis atau malam Jumat dan hari Jumat.

Pantai ini paling banyak dikunjungi pada hari akhir pekan, jadi buat yang kurang suka keramaian disarankan untuk berkunjung dihari lainnya. Keindahan yang ditawarkan pada saat kita sampai di Pantai Lhok Mata Ie seolah bisa membayar semua lelah selama dalam perjalanan.

Birunya langit dipadu dengan indahnya laut dan juga perbukitan di sekitar pantai seakan mampu untuk membuat semua kelelahan hilang begitu saja. Selain dikelilingi oleh perbukitan dipantai ini kita juga bisa bersantai diatas bebatuan besar sambil merasakan segarnya angin yang berhembus.

Alam bawah lautnya pun tak kalah memanjakan mata, hamparan karang-karang lengkap dengan ikannya juga siap memanjakan mata kita, untuk yang penasaran dengan alam bawah lautnya kita cukup membawa perlengkapan snorkling untuk sekadar menyelam. Kita bisa menjumpai berbagai jenis ikan karang yang berenang kesana kemari di sekitar terumbu karang. Satu hal yang harus diingat jangan sampai kita menginjak atau mematahkan terumbu karang yang ada di sana.

Bila kita ingin kamping, jangan lupa membawa semua perlengkapan sendiri, mulai dari tenda maupun makanan, biasanya yang ingin kamping juga memilih membawa alat pancingan untuk memancing ikan yang selanjutnya nanti dibakar dan dinikmati bersama. Jika beruntung pada sore hari kita bisa melihat matahari tenggelam dengan perpaduan warna orange yang dipantulkan ke permukaan laut.

Suasana malam disini biasanya dihabiskan dengan memasak bersama hasil pancingan yang sebelumnnya didapatkan atau memasak bahan-bahan yang sebelumnnya sudah dibawa dalam perjalanan sambil bersantai dan bersenda gurau tentang kegiatan yang selama ini sudah dilalui.

SUMBER ASLI