Pantai Selatan Garut dan Pangandaran Disesaki Wisatawan, Tak Ada Protokol Kesehatan

Merdeka.com - Merdeka.com - Ribuan wisatawan yang berasal dari sejumlah wilayah memadati pantai selatan Garut dan Pangandaran, Rabu (4/5). Para wisatawan menghabiskan waktu berjam-jam untuk bisa sampai ke area pantai.

Berdasarkan pantauan CCTV, ribuan wisatawan tampak memadati kawasan objek wisata Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi yang sama juga terjadi di wilayah pantai lainnya, seperti Santolo Kecamatan Cikelet, hingga Rancabuaya Kecamatan Caringin.

Fahmi (27) salah seorang wisatawan asal Garut yang sedang berwisata di pantai Selatan Garut mengaku, untuk bisa masuk pantai harus menghabiskan waktu berjam-jam.

"Tadi sebelum masuk memang antrean cukup Panjang. Banyak banget wisatawan yang mau ke pantai," ucapnya.

Kepadatan terjadi karena banyaknya jumlah kendaraan yang masuk ke area pantai. Tidak hanya kendaraannya, jumlah wisatawan pun lebih banyak dibanding saat liburan lebaran sebelumnya.

"Di area pantainya juga wah banyak banget yang wisatanya, mungkin ada ribuan. Mau main air di area yang aman juga jadinya agak susah," katanya.

ribuan wisatawan padati pantai selatan garut dan pangandaran
ribuan wisatawan padati pantai selatan garut dan pangandaran

Penuh Wisatawan di Pangandaran

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah pantai Pangandaran. Salah seorang wisatawan asal Bekasi, Ridwan mengatakan, untuk masuk area pantai Pangandaran harus antre hingga satu jam.

"Antrean kendaraan ada sampai dua kilometer dari pintu masuk. Antrean ini karena proses pembayaran dilakukan secara manual," kata Ridwan.

Jumlah wisatawan yang berwisata di Pangandaran sangat banyak. Diperkirakan mencapai ribuan orang. Dengan kondisi tersebut, dia mengaku tidak terlalu lama berwisata di area pantai karena kondisi wisatawan banyak yang mengabaikan protokol kesehatan.

ribuan wisatawan padati pantai selatan garut dan pangandaran
ribuan wisatawan padati pantai selatan garut dan pangandaran

"Tidak ada protokol kesehatan, semuanya bebas saja. Jadinya kami bersama keluarga memilih pulang lebih awal, cuma foto-foto saja, sudah," ucapnya. [noe]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel