Pantangan untuk Jemaah Haji Indonesia saat Berada di Masjid Nabawi

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji Indonesia mayoritas menghabiskan banyak waktunya di Masjid Nabawi saat berada di Madinah, Arab Saudi. Jemaah haji Indonesia akan berada di Madinah selama lebih kurang sembilan hari, sebelum nantinya diberangkatkan ke Makkah sambil menunggu puncak haji.

Saat beraktivitas di Madinah, ada sejumlah hal yang harus diketahui jemaah haji Indonesia. Ketentuan itu harus dipatuhi jika tidak akan mendapat teguran hingga sanksi dari pengawas keamanan di Kompleks Masjid Nabawi.

"Jemaah harus betul-betul menaati aturan yang berlaku di Masjid Nabawi," kata Kepala Seksi Perlindungan Jemaah (Kasi Linjam) Daerah Kerja (Daker) Madinah, Harun Al Rasyid, Jumat (10/6).

Harun menambahkan, aturan-aturan itu mengemuka saat pihaknya melakukan silaturahim dengan pihak keamanan Masjid Nabawi. Dalam pertemuan itu, PPIH Arab Saudi juga memberitahukan selama musim haji akan banyak banyak petugas di Madinah termasuk di Kompleks Masjid Nabawi.

Aturan yang disinggung dalam pertemuan itu lebih kurang lima poin. Yakni, jemaah dilarang berkumpul lebih dari tiga sampai lima orang di satu titik. Jemaah juga diingatkan tidak membentangkan spanduk dengan tulisan tertentu seperti nama KBIH atau bendera. Khusus aturan ini, juga berlaku di tempat ziarah yang didatangi jemaah saat berada di Madinah.

"Pihak keamanan melarangnya," katanya.

Jemaah juga diminta selalu berhati-hati ketika menemukan barang tercecer. Lebih baik melaporkan pada petugas dari pada berinisiatif mengambil. Jangan sampai niat baik malah berujung dugaan pencurian yang sanksinya cukup berat.

"Di sana itu banyak CCTV, jadi yang terekam kita ngambil padahal bisa jadi kita ambil mau kasih ke orangnya atau petugas. Jadi lebih baik laporkan saja," jelas Harun.

Selain itu, sambung Harun, jemaah haji Indonesia yang dipuji sangat tertib diminta selalu menjaga kebersihan di Kompleks Masjid Nabawi. Termasuk tidak merokok sembarangan.

"Apalagi merokok sambil berjalan. Karena masih banyak jemaah yang merokok sambil jalan. Layaknya di Indonesia," katanya.

Barang Jemaah Haji Tertinggal Disimpan di Tempat Aman

Harun menambahkan, jemaah haji yang barangnya tertinggal atau terjatuh di area Kompleks Masjid Nabawi tidak perlu khawatir. Sebab, petugas kebersihan Masjid Nabawi akan menyimpan barang tersebut di Mahfudzot, sebuah tempat penyimpanan di kawasan Masjid Nabawi.

"Jemaah cukup melaporkan ke petugas di posko jaga, apa barang yang tertinggal, terus dari kloter mana, menginap di mana dan tentunya detil barang yang tertinggal. Nanti petugas akan cek secara berkala 2 kali sehari," tegas Harun.

Dia sangat berharap jemaah haji Indonesia benar-benar mengikuti semua ketentuan yang disampaikan. Sehingga tidak terjadi pelanggaran dan pelaksanaan ibadah selama di Madinah benar-benar bisa berjalan dengan baik dan lancar. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel