Pantau Malam Takbiran, Anies Sebut Jakarta Kondusif

·Bacaan 1 menit

VIVA – Unsur tiga pilar di DKI Jakarta yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan, malam takbiran kali ini kondusif dan telah sesuai dengan Seruan Gubernur Nomor 5 Tahun 2021.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai melakukan inspeksi di sejumlah titik. "Kondisi di Jakarta Alhamdulillah sesuai dengan Seruan Gubernur Nomor 5 Tahun 2021, terkait dengan malam takbiran, di mana kita menganjurkan kepada masyarakat untuk melaksanakan takbiran di rumah dan di masjid dengan kapasitas 10 persen, serta menganjurkan untuk tidak melakukan kegiatan takbiran di luar seperti yang biasa kita selenggarakan takbir keliling," kata Anies, di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Mei 2021 malam.

Menurut Anies, pada pukul 22.00 WIB tadi, sejumlah titik telah dilakukan pembatasan mobilitas. Sampai saat ini, situasi malam takbiran di Jakarta kondusif dan tidak ada takbir keliling.

"Mulai jam 10 malam ini sudah ditetapkan crowd free dan juga jalan-jalan utama dilakukan pembatasan mobilitas. Ini bukan hanya di kawasan Sudirman-Thamrin saja tapi juga di seluruh lima wilayah administrasi Jakarta," ujar Anies yang didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Ia berharap, agar masyarakat melaksanakan takbiran di rumah dan tidak perlu berkeliling sehingga pengendalian penularan COVID-19 dapat dilaksanakan secara baik.

"Jadi kondisi malam hari ini, kami mengharapkan masyarakat untuk tetap berada di rumah, takbir di rumah, tidak keluar, dan tidak berkeliling, sehingga harapannya kita bisa mengendalikan pergerakan untuk mencegah penularan COVID-19," ujarnya.

Anies menambahkan, "Alhamdulillah Ini terlaksana berkat koordinasi yang amat baik dari jajaran Kepolisian, Kodam, dan jajaran Pemprov, ini semua bisa terlaksana."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel