Pantau Sungai Citarum, Ridwan Kamil Dibantu Mobil Canggih

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan bahwa selama dua tahun belakangan ini ada ratusan kasus hukum yang berkaitan dengan pencemaran Sungai Citarum, dan sudah diproses di pengadilan.

Dari jumlah tersebut, enam kasus inkrah final perdata dan dua kasus inkrah final pidana. Total denda yang dijatuhkan pengadilan mencapai Rp13 miliar.

Pencemaran sungai menjadi salah satu sumber rusaknya ekosistem yang membuat wilayah Jawa Barat jadi sering mengalami bencana. Kota dan Kabupaten Bandung kerap diserang banjir bandang, saat musim hujan tiba karena aliran air yang tidak lancar.

Untuk meningkatkan pemantauan terhadap sungai terpanjang dan terbesar di Jawa Barat itu, Kementerian Lingkungan Hidup mengirim bantuan berupa kendaraan khusus.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Instagram @ridwankamil, Jumat 29 Januari 2021, kendaraan yang dimaksud adalah mobil pikap Mitsubishi Triton kabin tunggal.

Unit sudah dimodifikasi dengan menambahkan karoseri pada bagian bak, untuk menampung sejumlah peralatan canggih.

“Satgas Citarum Harum menerima bantuan mobil khusus untuk pengintaian dengan drone khusus dan mobile lab untuk pengetesan pencemaran lingkungan. Dilengkapi dengan segala rupa teknologi yang canggih,” tulis Kang Emil.

Banyak sekali peralatan yang bisa disimpan di dalam mobil, mulai dari sepatu boot, alat pengukur kualitas air, mesin pencetak, hingga perahu karet.

Bagian depan mobil juga dibekali dengan besi pengaman serta winch, yang biasa dimanfaatkan sebagai penarik ketika kendaraan terjebak dalam situasi sulit.

Selain pikap kabin tunggal, Triton yang dipasarkan di Indonesia juga hadir dalam varian kabin ganda. Mobil ini mendapat pembaruan pada 2019, namun yang digunakan oleh Satgas Citarum Harum masih tipe lama.

Banyak fitur canggih yang dipasang, mulai dari mode off-road, penahan laju saat melewati turunan hingga pencegah tabrakan saat parkir. Kendaraan ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp247 jutaan.