Pantau Vaksinasi di Ngrupit, Khofifah Ingin Ponorogo Segera PPKM Level 1

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Ponorogo - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, capaian vaksinasi sebuah daerah akan mempengaruhi hasil assesment PPKM level 1 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 47 tahun 2021.

Itu sebabnya, sebuah wilayah aglomerasi harus memenuhi assesment level dari Kementerian Kesehatan RI yang didasarkan 6 indikator dan juga mencapai target vaksinasi untuk lansia.

"Semoga Ponorogo bisa segera menuju level 1 dengan kriteria tadi," kata Khofifah saat meninjau vaksinasi di Desa Ngrupit Ponorogo, Senin (8/11/2021), dikutip dari TimesIndonesia.

Vaksinasi bagi masyarakat Desa Ngrupit menggunakan vaksin Sinovac dosis pertama sejumlah 500 dosis dengan skala prioritas vaksinasi adalah penduduk dengan usia rentan dan lansia.

"Hari ini Alhamdulillah bisa terselenggara vaksinasi di Desa Ngrupit Ponorogo. Semoga semuanya sehat selalu,berkah umur, berkah rezeki, dan berkah Ponorogo, berkah Jawa Timur dan Berkah Indonesia," ucapnya.

Khofifah juga memberikan semangat kepada dokter, tenaga kesehatan, dan tenaga administrator yang sedang bertugas membantu kelancaran vaksinasi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Nyanyikan Bagimu Negeri

Tak hanya itu, Khofifah mengajak semua yang hadir dan terlibat dalam vaksinasi tersebut untuk berdiri bersama-sama menyanyikan lagu Bagimu Negeri.

Menurutnya, vaksinasi yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari bakti untuk negeri.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Khofifah juga memberikan sejumlah paket sembako kepada masyarakat sekitar.

Hal tersebut merupakan bentuk sapaan dan perhatian Gubernur Khofifah kepada masyarakat Ponorogo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel