Pantauan Udara Polri, Volume Kendaraan di Tol Cikampek-Kalikangkung Masih Tinggi

Merdeka.com - Merdeka.com - Volume kendaraan di jalur mudik dari Cikampek hingga Gerbang Tol (GT) Kalikangkung masih tinggi pada H-2 Lebaran, Sabtu (30/4). Kondisi ini didasarkan pada pantauan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo melalui udara menggunakan helikopter.

Meskipun volume kendaraan masih tinggi, namun tidak terjadi kemacetan mulai dari Jakarta-Cikampek.

"Secara umum hasil pemantauan udara arus lalin dari KM 48 - Cikampek, Cirebon, Brebes, Pekalongan, KM 414 Kalikangkung, arus lalu lintas dapat berjalan," kata Dedi kepada wartawan.

Kepadatan di Rest Area

Dedi mengakui masih ada sedikit kepadatan di tempat istirahat atau rest area. "Khusus rest-rest area ada pelambatan namun arus tetap berjalan," ujar Dedi.

Di sisi lain, Dedi memaparkan bahwa pada 29 April 2022 terpantau volume kendaraan yang melintas di gerbang tol keluar Jakarta mengalami peningkatan. Di Gerbang Cikatama tercatat 105.016 kendaraan. Angka itu meningkat 271 persen dibandingkan angka normal pada hari biasanya.

Di Kalihurip Utama tercatat 30.471 kendaraan, terdapat selisih 17 persen dari angka normal. Lalu, GT Cikupa 53.191 selisih kenaikan 16 persen. Dan GT Ciawi 37.937 selisih kenaikannya 22 persen.

259.823 Kendaraan Keluar dari Bandung

Sementara itu, Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat pula 259.823 kendaraan keluar dari Bandung menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui Gerbang Tol (GT) Cileunyi. Volume kendaraan meningkat 10.21 persen dari lalu lintas normal yaitu sebanyak 235.756 kendaraan.

"Sedangkan volume lalu lintas transaksi dari arah sebaliknya atau yang menuju ke Bandung melalui GT Cileunyi tercatat 231.439 kendaraan atau meningkat 4,02 persen dibanding lalu lintas new normal sebanyak 222.489 kendaraan," kata Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Ira Susiyanti.

Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan. Pemudik juga memperhatikan jadwal-jadwal rekayasa lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

"Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan 1 e-toll yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, 1 e-toll untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan menggunakan e-toll yang sama juga untuk tapping di gerbang tol keluar," imbau Ira. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel