Pantun Betawi Ala Jokowi

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widod menjadi betawi dalam Musyawarah Besar Badan Musyawarah Betawi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu, 2 Maret 2013. Saat membuka acara, Jokowi berpantun saat menutup pidatonya.

"Pohon sawi kembang sagu, ikan sepat ikan gurame, warga betawi bersatu bangun Jakarte rame-rame," ujar Jokowi yang kontan ditepuktangani para hadirin.

Kepada jurnalis, Jokowi menjelaskan maksud pantunnya itu. Ia mengatakan, meski wong Solo,  namun dirinya berkomitmen untuk membangun Jakarta sebagai kota yang mempunyai identitas. Diantaranya, telah mewajibkan pegawai negeri  di Jakarta untuk mengenakan pakaian daerah betawi setiap Jumat.

"Ornamen betawi di bangunan, kami akan mulai di kelurahan," ujar Jokowi. Ia juga berjanji akan membangun Masjid Raya DKI Jakarta di Jakarta Barat. "Masjinya akan kami beri nama Masjid Raya Guru Mansur, tapi kami terima kalau ada usulan lain," kata dia. Selain itu, Jokowi juga akan memugar makam Pangeran Jayakarta.

TRI ARTINING PUTRI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.