Panwaslu: Jokowi Kampanye di Rieke-Teten Langgar Aturan

Bandung (ANTARA) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bandung menilai keikutsertaan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam kampanye pasangan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki di Kabupaten Bandung, beberapa waktu lalu melanggar aturan.

Ketua Panwaslu Jawa Barat Ihat Subihat Abubakar, Selasa, mengatakan akibat keterlibatan gubernur yang biasa disapa Jokowi tersebut maka pasangan cagub/cawagub Jawa Barat nomor urut lima diberikan sanksi berupa tidak diberikan kampanye lagi.

"Jadi untuk kegiatan kampanye di Rancaekek, Kabupaten Bandung itu melibatkan pejabat negara yang tidak menggunakan cuti. Maka pasangan nomor 5 itu tidak diberi kampanye lagi," kata Ihat ketika dihubungi melalui telepon.

Ihat menuturkan, Panwaslu Jawa Barat menilai salah keterlibatan orang nomor satu di DKI Jakarta itu karena Jokowi sebagai pejabat kepala daerah tidak menyertakan tembusan surat cuti kepada pihaknya.

"Dan seharusnya surat itu kami terima karena Jokowi kan ikut berkampanye berada di wilayah Jawa Barat," kata dia.

Dikatakannya, keputusan Jokowi bersalah karena ikut kampanye Rieke Diah-Teten Masduki tersebut ditentukan setelah Panwaslu Kabupaten Bandung menggelar rapat pleno Panwaslu Kabupaten Bandung pada Senin (18/2) malam.

Menurut dia, sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 14 Tahun 2010, Pasal 11 ayat 1 dan 2 bahwa bila pejabat publik yang mengikuti kampanye, harus mengajukan cuti.

"Jadi apabila melanggar akan terkena sanksi administratif," katanya.

Untuk eksekusi dari sanksi bagi pasangan tersebut, kata Ihat, KPU Jawa Barat yang menentukan dan pihaknya sudah melayangkan surat rekomendasi ke KPU Jabar.

"Sanksi KPU yang menentukan, tapi sanksi itu bisa diketahui bahwa pasangan Rieke dan Teten tidak boleh berkampanye lagi," ujarnya.

Pihaknya menambahkan, hingga saat ini KPU Jawa Barat masih belum memutuskan sanksi kepada Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki.

Sebelumnya, pada kampanye akbar pasangan Rieke-Teten tanggal 16 Februari 2013 di Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Dalam kampanye tersebut turut hadir Jokowi, Rano Karno, Deddy "Miing" Gumelar dan Megawati Soekarnoputri mendampingi pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan di Pilgub Jabar.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.