Papan Seluncur Kenpark Surabaya Ambrol, Korban Alami Gegar Otak hingga Patah Tulang

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejumlah korban disebut mengalami patah tulang hingga gegar otak akibat terjatuh dari papan seluncuran kolam renang Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya yang ambrol. Mereka terjatuh dari ketinggian wahana seluncuran air sekitar 10 meter.

Kepala BPBD Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan ada 9 orang anak yang terluka akibat ambrolnya wahana seluncuran air kolam renang Kenpark itu. Dari sembilan korban tersebut, satu anak dilaporkan dalam kondisi cedera pada bagian kepala. Anak tersebut diindikasi mengalami gegar otak, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Satu anak kondisi indikasi cedera otak sudah dirujuk menggunakan mobil warga umum oleh warga sekitar," ujarnya, Sabtu (7/5).

Ia lantas menyebut, jika tiga korban lainnya, dikabarkan mengalami close fraktur alias patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Kini mereka juga dirujuk ke rumah sakit guna melakukan penanganan intensif.

"Tiga anak kondisi indikasi close fraktur tangan maupun kaki sudah dirujuk menggunakan ambulans PMI maupun ambulans puskesmas," katanya.

Sementara itu, tambahnya, lima orang lainnya menderita luka ringan dan syok. Untuk keseluruhan korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Soewandi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa orang pengguna seluncuran air dikabarkan jatuh dari papan perosotan yang ambrol di kolam renang di Kenpark Surabaya. Kejadian ini disebut berlangsung pada 13.45 WIB. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel