Paparkan Grand Design Olahraga, Menpora Diapresiasi Komisi X DPR RI

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Terobosan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, soal penyusunan Grand Design Olahraga Nasional mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI sebagai mitra kerjanya. Menurut Ketua Komisi X, Syaiful Huda, desain besar olahraga ini bisa memperbesar peluang Indonesia meraih prestasi di berbagai event olahraga internasional.

Apresiasi ini disampaikan sejumlah Anggota DPR saat melakukan rapat kerja (Raker) yang digelar di gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, Selasa sore, 23 Maret 2021. Syaiful menilai langkah-langkah yang dipersiapkan Menpora Amali mampu mewujudkan sejumlah prestasi bagi Indonesia.

“Semalam saya membaca berkali-kali desain besar ini dan ini menjawab pertanyaan publik tentang masa depan dunia olahraga kita dan kira-kira ekspektasinya terpenuhi dengan adanya desain besar terkait dengan peta jalan keolahragaan kita ini,” ujar anggota F-PKB dikutip situs resmi Kemenpora.

Apresiasi lainnya juga disampaikan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira yang menilai desain yang telah dipaparkan oleh Amali sangat detai. Bahkan, saking mendalamnya, bakal jadi bahan masukan untuk dipertimbangkan dalam revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Sebab, ada bagian yang membahas terkait kurikulum yang memuat pendidikan khusus atlet.

“Saya kira ini juga mungkin masukan buat undang-undang SKN yang sudah kita buat dan yang sedang kita rancang ini,” ujar Andreas.

Sementara itu, Anggota F-PAN Dewi Coryati sepakat dengan pernyataan Menpora Amali yang mengatakan tidak ada jalan pintas dalam meraih prestasi dan tidak ada prestasi yang instan dalam hidup ini.

“Grand design ini amat sangat kita butuhkan. Saya berharap grand design ini sifatnya berkelanjutan, sustainable dan satu kesatuan yang holistik. Mohon grand design ini tetap berlanjut siapapun menterinya," ujar Dewi.

Menpora Amali sendiri pada kesempatan ini memaparkan grand design dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional 2021 sampai 2045. Pria asal Gorontalo itu menegaskan bahwa grand design ini disusun bersama dengan melibatkan berbagai perguruan tinggi, pakar, Guru Besar, Akademisi, dan Praktisi Olahraga.

Desain besar ini dibuat untuk target jangka pendek dan jangka panjang dalam meraih prestasi di ajang Olimpiade secara bertahap mulai dari Olimpiade Tokyo 2021, Olimpiade Paris 2024, dan Olimpiade Los Angeles 2028 di mana setiap olimpiade ditargetkan ada peningkatan medali emas yang diraih. Dan yang terpenting adalah Indonesia ditargetkan jadi tuan rumah Olimpiade 2032 mendatang.

“Rencana induk kita atau masterplan peningkatan prestasi olahraga sebagaimana yang telah kita canangkan tadi bahwa 2032 kita harus masuk di posisi 10 besar dan itu tentu kita harus benar-benar memetakkan mana cabang-cabang olahraga yang memungkinkan untuk bisa mencapai keinginan itu,” ucap Amali.