Papua Barat kirim 242 atlet ke PON Papua

·Bacaan 1 menit

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat mengirim 242 atlet dari 25 cabang olahraga ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dan optimistis bisa menjadi penantang.

Ketua harian KONI Papua Barat Daud Indou di Manokwari, Selasa, menyatakan bahwa optimisme Papua Barat di PON XX sudah teruji dengan merebut tiket pada Pra PON lalu.

"Jadi 25 cabor Papua Barat bukan didaftarkan, tapi penuh perjuangan merebut kemenangan di Pra PON sebagai tiket masuk PON XX 2021," ujar Daud Indou.

Dia mengatakan 242 atlet Papua Barat akan turun pada 119 nomor di 25 cabang olahraga terpilih dan punya potensi torehan medali. "25 cabor punya potensi medali karena ditunjang oleh atlet dan ofisial yang sudah matang dari pemusatan latihan," kata Indou.

Baca juga: KONI Papua Barat maksimalkan sarana dan prasarana 25 cabor jelang PON

Daud Indou juga mengharapkan dukungan motivasi disertai doa lapisan masyarakat provinsi ini sehingga 242 atlet Papua Barat bisa berlaga dengan sempurna.

"Kedatangan kami ke PON XX Papua sebagai penantang untuk mendulang kemenangan dari tuan rumah (Papua) dan provinsi lainnya," tegas Daud Indou.

Ia mengakui kontingen Papua Barat mulai bersiap dari pemusatan latihan masing-masing cabang olahraga ke klaster-klaster PON XX Papua yaitu kabupaten/kota Jayapura, Timika dan Merauke.

Daud menyebutkan 242 atlet Papua Barat akan bersaing di 25 cabang olahraga seperti renang, sofbol, kempo, muathay, menembak, panahan, pencak silat, hoki, senam laut.

"Atlet Papua Barat juga akan berkompetisi di cabang olahraga angkat berat, voli, bulu tangkis, dayung, layar, sepatu roda, karate, tinju, tenis lapangan, bermotor, catur, sepakbola putri, terjun payung, atletik, biliar, dan judo," ujar Daud Indou.

Baca juga: KONI Papua targetkan masuk peringkat lima besar pada PON XX
Baca juga: Persiapan KONI Kalteng menuju PON Papua sudah 75 persen
Baca juga: Kontingen NTB bawa alat PCR antisipasi COVID-19 di PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel