Papua boyong dua emas dari cabang dayung PON Papua

·Bacaan 2 menit

Kontingen Papua memboyong dua dari lima medali emas yang diperebutkan pada hari Rabu, pada cabang olahraga dayung Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Rabu.

Emas pertama disumbangkan oleh Stevani Maysche Ibo pada nomor kayak satu 500 meter putri. Atlet yang juga tergabung dalam tim nasional dayung Indonesia itu finis tercepat dengan mencatatkan waktu 2 menit 07,532 detik.

Emas tersebut sekaligus menjadi emas pertama bagi Papua dari cabang olahraga dayung yang telah dipertandingkan sejak 27 September lalu.

Baca juga: Lima emas diperebutkan pada hari ketiga cabang dayung PON Papua

“Saya sangat bangga dan berterima kasih kepada masyarakat Papua yang telah mendukung tim dayung dengan doa. Semoga ke depannya kami masih memberikan emas lagi,” kata Stevani Maysche Ibo setelah perlombaan.

Medali perak nomor kayak satu 500 meter putri direbut oleh kontingen Riau atas nama Raudani Fitra (2 menit 12,292 detik), sedangkan medali perunggu diamankan oleh Ramla dari Sulawesi Barat (2 menit 14,672 detik).

Publik tuan rumah kembali bersorak gembira setelah dua atletnya, yakni Dorsila Kumbubui/Syome Aledayane Monim mempersembahkan sekeping emas lainnya untuk Papua dari nomor kayak dua 500 meter putri.

Papua finis tercepat dengan waktu 2 menit 0,099 detik meninggalkan tim DKI Jakarta yang finis kedua dengan catatan 2 menit 02,257 detik.

Baca juga: Dayung Jambi tambah dua perunggu di PON Papua

"Hari ini saya merasa bangga sudah menyumbangkan emas untuk keluarga dan masyarakat Papua. Semoga kemenangan ini bisa menjadi motivasi untuk atlet putri untuk lebih semangat di nomor lainnya," ucap Dorsila yang sempat ditandu oleh tim medis selepas perlombaan karena kram bahu itu.

Sementara itu, Jawa Barat harus puas dengan raihan perunggu setelah Riana Yulistrian/Avenda Intan Safitri mencatatkan waktu 2 menit 02,399 detik.

Dayung merupakan salah satu cabang olahraga PON Papua yang bergulir lebih awal sebelum upacara pembukaan yang baru akan dimulai pada 2 Oktober. Laga perdana dibuka pada 27 September dan akan ditutup pada 13 Oktober.

Cabang dayung memperebutkan 40 medali emas yang terdiri atas 15 emas dari nomor rowing, 16 canoeing, dan sembilan dari nomor traditional boat race atau perahu naga.

Baca juga: KONI Pusat harap arena dayung bisa jadi pusat pelatihan di Timur
Baca juga: Jawa Barat rebut dua emas lewat cabang dayung PON Papua
Baca juga: Maizir Riyondra raih emas pertama untuk Riau lewat dayung

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel