Papua geser Jabar ke peringkat ketiga klasemen sementara panjat tebing

·Bacaan 1 menit

Kontingen tuan rumah Papua menggeser Jawa Barat ke peringkat ketiga klasemen sementara panjat tebing usai memenangi dua pertandingan final, yaitu nomor lead campuran (mix) dan lead perorangan putra, Selasa (5/10).

Dalam daftar klasemen sementara yang dibagikan Ketua I Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia Rudy Fitryano kepada wartawan di Mimika, Selasa, Papua berada di peringkat dua dengan koleksi tiga medali emas dan satu perunggu.

Adapun posisi puncak klasemen sementara diduduki oleh Jawa Timur dengan catatan lima emas, empat perak, dan satu perunggu.

Sementara Jawa Barat tergeser ke peringkat tiga dengan koleksi satu emas, dua perak, dan enam perunggu.

Hasil itu diperoleh Papua berkat tambahan dua medali emas dari kemenangan Ravianto Ramadhan di nomor lead perorangan putra serta Tetih Ragil Anang Effendi dan kontingen wanita nomor punggung 106 Nesthy Stella Pedai di nomor lead mix.

Ravianto Ramadhan mengungguli atlet Bali, Temi Teli Lasa dan Bim Sigrid dari Jawa Barat di nomor lead perorangan putra dengan meraih titik panjatan bernilai 30, sementara Temi dan Bim berselisih sedikit di peringkat dua dan tiga dengan titik panjatan yang nilainya masing-masing 24+ dan 24.

Sementara di nomor lead mix, dalam catatan juri, Nesthy Stella dan Tetih Ragil menang dari atlet Bali, Temi Teli Lasa/Nadya Putri Virgita serta wakil Jawa Timur (Rindi Sufriyanto/Pradeeva Adelia).

Sebelumnya Papua meraih emas lewat aksi Nesthy Stella Pedai dan Abas Hamid di nomor speed klasik mix, serta satu medali perunggu diraih oleh Triara Putri Raudhah di nomor lead perorangan putri.

Baca juga: Atlet panjat tebing keluhkan cuaca ekstrem di Mimika
Baca juga: Jawa Barat tambah emas, perak, dan perunggu Panjat Tebing PON Papua
Baca juga: PON jadi tolok ukur prestasi atlet panjat tebing ikut kejuaraan dunia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel