Papua tambah emas Peparnas dari angkat berat kelas 55kg putri

·Bacaan 1 menit

Papua menambah perolehan medali emas mereka pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI setelah atlet para-angkat berat Dewi Asih menyumbangkan medali emas pada kelas 55kg putri di Ballroom Suni Garden Lake Resort dan Hotel, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa.

Dewi Asih berhak atas medali emas setelah mencatatkan total 79 poin dari tiga kali kesempatan mengangkat beban.

Pada kesempatan pertama, Dewi Asih mengangkat beban seberat 73kg, lalu di kesempatan kedua seberat 75kg dan pada kesempatan ketiga mengangkat beban seberat 79kg.

Di posisi kedua diisi oleh Euis Fitri Nuraeni yang menyabet medali perak setelah menorehkan total 75 poin dari tiga kali percobaan angkatan.

Pada kesempatan pertama, Euis mengangkat beban seberat 70kg, lalu kesempatan kedua ia mengangkat beban seberat 75kg dan di kesempatan ketiga atlet asal Jawa Barat itu gagal mengangkat beban seberat 78kg.

Baca juga: Sutiayah amankan medali emas angkat berat kelas 50kg putri

Selanjutnya medali perunggu berhak didapatkan oleh asal Kalimantan Barat Linda yang mencatat total 67 poin dari tiga kali angkatan.

Pada kesempatan pertama Linda gagal untuk mengangkat beban seberat 60kg, selanjutnya pada kesempatan kedua ia mengangkat beban tersebut dan pada kesempatan ketiga dirinya melakukan angkatan beban seberat 67kg.

Secara keseluruhan akan ada 20 nomor yang dipertandingkan dari kategori putra dan putri dengan medali yang total diperebutkan adalah 20 emas, 20 perak dan 20 perunggu di cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI.

Gelaran cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI ini direncanakan rampung pada Sabtu (13/11) dan sistem pertandingan yang bersifat final.

Baca juga: Tiga nomor angkat berat Peparnas akan digelar Selasa
Baca juga: Ni Nengah Widiasih bersyukur bisa pecahkan rekor di Peparnas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel