Para Jawara PUBG Mobile Seluruh Indonesia akan Diadu

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 3 menit

VIVA – Berdasarkan data Forum Ekonomi Dunia (WEF), pasar video game dunia diperkirakan mencapai US$159 miliar (Rp2.309 triliun) pada 2020 atau sekitar empat kali lipat pendapatan box office (US$43 miliar atau Rp624 triliun pada 2019) dan tiga kali lipat pendapatan industri musik (US$57 miliar atau Rp828 triliun pada 2019).

Pangsa pasar terbesar berasal dari Asia Pasifik. Sementara Indonesia, melansir laporan Global Market Games Reports 2020, Newzoo, perusahaan riset pasar dan konsultan bisnis game dan eSports, menyebutnya sebagai salah satu negara terbesar pengguna game di pasar Asia Tenggara.

Baca: Duo Pendiri Google Jadi Manusia Rp1.400 Triliun

Newzoo mencatat, penghasilan industri game di Indonesia pada 2019 mencapai US$1,1 miliar (Rp16 triliun) dan menjadi pasar bisnis paling besar di kawasan ini. Sementara, pada 2019, berdasarkan data dari Indonesia Esports Premier League (IESPL), terdapat 62,1 juta orang yang aktif bermain game di dalam negeri.

Angka ini membawa Indonesia pada peringkat 12 dalam pasar game dengan jumlah pemain terbanyak. Selain itu, Indonesia memiliki 44,2 juta pemain game eSports yang rata-rata berumur 13-24 tahun. Jumlah ini diyakini akan mengalami pertumbuhan mencapai 37 persen dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara.

Sejumlah game tentunya sudah dikenal dan digemari oleh masyarakat luas di Tanah Air. Tidak hanya digemari, tapi karena prospek industrinya juga menjanjikan. Sebut saja Mobile Legends dan Player Unknown’s Battleground (PUBG) Mobile.

Momentum inilah yang dimanfaatkan operator seluler Telkomsel, melalui platform Dunia Games, kembali menggelar turnamen eSports Dunia Games League (DGL) 2021, yang akan mempertemukan para jawara PUBG Mobile, sebagai upaya memperkuat ekosistem eSports di Tanah Air.

Kehadiran DGL tahun ini, yang akan dibuka pada 16 April sampai 31 Mei 2021 melalui situs dgl.duniagames.co.id, menandai penyelenggaraannya yang ketiga setelah pertama kali digelar pada 2019.

Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh, mengatakan penyelenggaraan turnamen eSports tersebut membuka lebih banyak kesempatan bagi para penggemar game online untuk mengasah keterampilan dan daya saing.

"Dunia Games akan memungkinkan para gamer, baik amatir maupun profesional, untuk menyalurkan minat, saling terhubung, dan berkolaborasi untuk menciptakan komunitas dan ekosistem eSports yang lebih holistis, menarik dan berkembang," kata dia, Sabtu, 17 April 2021.

Pada kesempatan yang sama, Direktur PUBG Mobile Asia Tenggara, Oliver Ye, mengatakan kolaborasi antara PUBG Mobile dan Telkomsel tidak hanya untuk menumbuhkan PUBG Mobile, namun juga memperkuat komunitas esports dan pertumbuhan industri game di Indonesia.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi bagi tim profesional, namun juga membuka peluang bagi tim amatir untuk menunjukkan kemampuan bermain dan minatnya di PUBG Mobile dengan mengikuti Dunia Games League 2021.

"Untuk menunjukkan dukungan kami terhadap Dunia Games League 2021, kami akan memberikan perjalanan lanjutan yang akan ditempuh para pemenang dari Dunia Games League 2021, karena dua partisipan terbaik akan secara langsung diundang ke PUBG Mobile Indonesia National Championship 2021 Grand Final," kata Oliver.

Para peserta akan berkompetisi pada periode Qualifier dan Play-Ins yang berlangsung selama 5 Juni-11 Juli 2021. Dari situ, para peserta terbaik akan beradu kemampuan pada babak Grand Final pada 17-18 Juli 2021 untuk memperebutkan total hadiah senilai Rp600 juta.

Seluruh pertandingan dijadwalkan untuk disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Dunia Games & DGTV, aplikasi MAXstream, dan situs dgl.duniagames.co.id.