Para Mata Elang yang Kepung Anggota TNI Diburu Polisi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kasus pencegatan dan usaha perampasan terhadap mobil yang dikendarai anggota TNI yang dilakukan oleh sekelompok pria diduga debt collector akhirnya mendapat perhatian polisi.

Polres Metro Jakarta Utara menegaskan pihaknya melakukan pengejaran terhadap sekelompok pria yang berusaha merampas mobil tersebut.

Diketahui mata elang (matel) mencegat dan mengepung mobil yang dikemudikan anggota TNI saat hendak menolong warga yang sakit di depan gerbang Tol Koja Barat, Jakarta Utara, Sabtu 8 Mei 2021 kemarin.

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi mengatakan, saat ini anggota TNI Serda Nurhadi yang mengemudikan mobil tersebut sudah membuat laporan polisi atas kasus yang yang kurang menyenangkan tersebut.

Berdasarkan laporan anggota TNI, polisi pun bergerak mencari para pelaku debt collector.

"Tersangka para debt collector tersebut sedang kita lakukan pengejaran," kata Nasriadi Dikonfirmasi, Minggu 9 Mei 2021.

Nasriadi menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Serda Nurhadi yang merupakan anggota Babinsa Semper Timur mendapat laporan dari PPSU dan Satpol PP adanya mata elang yang sedang mengepung mobil Honda Mobilio berpelat nomor B 2638 BZK warna putih hingga menyebabkan kemacetan. Anggota TNI tersebut berinisiatif mengendarai mobil dan hendak mengantar orang yang sakit di dalam mobil tersebut.

"Di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit lalu Serda Nurhadi berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih supir mobil tersebut dengan rencana akan dibawa menuju Rumah Sakit melalui jalan Tol Koja Barat," ujarnya.

Anggota TNI Serda Nurhadi yang belum mahir mengemudikan mobil jenis matik melaju dengan lambat sehingga para mata elang terus berusaha merampas kendaraan roda empat tersebut hingga dicegat saat akan masuk Jalan tol.

"Tidak jadi masuk jalan tol sehingga mobil tersebut dikepung oleh beberapa orang debt collector," ujarnya.

Sepat terjadi cekcok antara anggota TNI tersebut dan para debt collector yang berusaha merampas mobil.

Namun karena kalah jumlah dan terus diintimidasi oleh para penagih utang, akhirnya Serda Nurhadi berinisiatif mengarahkan mobil yang dikemudikannya ke Mapolres Metro Jakarta Utara.

Hingga saat ini mobil yang hendak dirampas mata elang sudah berada di area parkir Mapolres Metro Jakarta Utara.

"Mobil telah diamankan di Polres sehingga para debt collector itu enggak jadi mengambil mobilnya," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel