Para Nakes di RSUD Al-Ihsan Bandung Dapat Kejutan Kue Tar dan Makanan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menginstruksikan semua kader partai itu di Jawa Barat untuk memperhatikan dan membantu para tenaga kesehatan di daerah masing-masing, mulai dari level puskesmas hingga rumah sakit.

Ketua PDIP Jawa Barat Ono Surono menjelaskan, tugas ini sebagai wujud memperingati HUT ke-76 RI, salah satunya dengan membagikan bantuan makanan pokok kepada para tenaga kesehatan di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung.

Kegiatan serupa, katanya, juga dilakukan oleh para pimpinan PDIP tingkat kota/kabupaten di Jawa Barat dengan tujuan agar para tenaga kesehatan tetap bersemangat dalam merawat warga yang terpapar COVID-19.

“Kita instruksikan DPC PDI Perjuangan, berikut eksekutif dan legislatifnya, di 27 kabupaten/kota, melakukan kunjungan ke RSUD, puskesmas, klinik. Kita ingin masyarakat tahu bahwa di era sekarang muncul pahlawan baru, pahlawan pandemi, yang membantu pemerintah dan masyarakat melawan COVID-19,” ujar Ono dalam keterangan persnya, Rabu, 18 Agutus 2021.

Selain untuk memeringati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, aksi ini untuk menyemangati para tenaga kesehatan yang tengah berjuang melawan pandemi COVID-19.

“Kami menilai RS Al-Ihsan adalah rumah sakit pemerintah yang memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang terpapar COVID-19. Maka itu, kami memberikan apresiasi, penghargaan, kepada para tenaga kesehatan yang berada di garis terdepan dalam penanganan COVID-19,” katanya.

Ono memastikan bergotong royong dalam memberikan dukungan kepada para tenaga kesehatan dengan hadirnya posko COVID-19 di 27 kabupaten/kota, pembagian sembako, nasi kemasan kotak, alat pelindung diri (APD), peminjaman tabung oksigen, pendampingan kepada masyarakat yang terpapar dan terdampak.

“Selanjutnya kita di lembaga legislatif mempunyai fungsi anggaran, pengawasan, khususnya bagaimana refocusing anggaran yang terkait COVID-19 ini benar-benar diperuntukkan bagi penanganan pandemi,” katanya.

Ono mengungkapkan, masih banyak yang dibutuhkan RSUD Al-Ihsan untuk dapat meningkatkan klasifikasinya dan akan membuat pelayanan kepada masyarakat, terutama di Bandung Raya, makin baik.

“Tadi sudah disampaikan, masih banyak kebutuhan RSUD Al-Ihsan, salah satunya adalah ruang untuk pasien stroke. Tentunya akan kita dorong dan perjuangkan melalui DPRD Jabar, sehingga Al-Ihsan ini benar-benar mempunyai klasifikasi kelas B, yang akan segera meningkat menjadi kelas A, dan akreditasinya paripurna. Jadi sudah bisa melihat dari masuk ruangan ini sudah bukan cermin RSUD, sudah seperti RS swasta,” katanya.

Direktur Utama RSUD Al-Ihsan, Dewi Basmala Gatot, mengakui bahwa dukungan bagi tenaga kesehatan kini sangat dibutuhkan. Otoritas RSUD akan membagikan sembako itu kepada seluruh tenaga kesehatan, tidak hanya tenaga kesehatan yang melayani pasien COVID-19.

PDIP Jawa Barat juga memberikan piagam penghargaan kepada RSUD Al-Ihsan dan senjata adat Sunda, kujang. Dalam momentum peringatan HUT ke-76 RI, Ketua PDIP Jawa Barat Ono Surono juga membawakan kue tar untuk para tenaga kesehatan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel