Para Pemuka di Alter Ego yang Membuat Lawan Tak Berdaya pada MPL Indonesia Season 8

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Alter Ego berhasil mengguncang panggung MPL Indonesia Season 8. Pada turnamen Mobile Legends paling bergengsi di Tanah Air ini, Sang Kuda Hitam sukses membuat semua lawan bertekuk lutut pada putaran pertama.

Alter Ego belum terkalahkan pada empat pekan penyelenggaraan MPL Indonesia Season 8. Mereka hanya kehilangan 5 gim dan mengoleksi 14 kemenangan. Artinya, Ahmad dkk bertengger di puncak klasemen dengan rasio 7-0.

Performa Alter Ego tergolong di atas tim-tim lain. Pesaing terdekat, seperti Onic Esports dan RRQ Hoshi sudah merasakan kekalahan, masing-masing dua kali. Duo tersebut juga kehilangan 4 dan 6 gim.

Permainan menawan Alter Ego tak lepas dari kerja sama dan rancangan permainan yang berjalan lancar. Setidaknya, hal itu tercermin dari ragam statistik secara tim, baik kill, damage ataupun assist serta turret.

Nah, urusan kekuatan individu menjadi biang keladi keperkasaan Alter Ego pada empat pekan awal MPL Indonesia Season 8. Para 'pemuka' Alter Ego yang layak menjadi lokomotif antara lain Ahmad, Celiboy, Nino dan Rasy.

Catatan Menarik

Celiboy, satu di antara jagoan Alter Ego di panggung MPL Indonesia Season 8.  (FOTO / IG MPL Indonesia)
Celiboy, satu di antara jagoan Alter Ego di panggung MPL Indonesia Season 8. (FOTO / IG MPL Indonesia)

Tentu saja, tiga penggawa ini tak akan berarti tanpa anggota lain seperti Udil, Pai dan LeoMurphy. Bahkan, kekompakan alur komunikasi mereka bisa saja menjadikan seluruh roster adalah pemain terbaik pada momen tertentu.

Ahmad menjadi motor dengan pencapaian statistik individu yang baik. Jika melihat statistik personal di situs resmi MPL Indonesia, Ahmad memimpin dalam kategori kill dan damage.

Namun, pemain lain juga punya kontribusi tak kalah penting, setidaknya sanggup bermain stabil. Celiboy misalnya, sanggup menjadi satu-satunya player yang berhasil mendapatkan kill lebih dari 100. Di belakangnya ada Alberttt (RRQ Hoshi), Sanz dan dua rekan setim Celiboy, Nino dan Ahmad.

Sementara itu, Nino tampil cemerlang pada pekan ke-4. Ia mengumpulkan rata-rata 2,4 kill per laga, GPM (696) dan DPM (3501).

Penampilan sempurna Alter Ego sampai membuat akun resmi media sosial milik MPL Indonesia mengunggah sesuatu yang 'memanaskan suasana'. Yup, posting-an tersebut bertulisan 'Dicari PWS (Pemecah WinStreak)', yang merujuk kepada hasil 100 persen Alter Ego, sampai pekan ke-4.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel