Para tokoh budaya kulit hitam serukan akhiri ketidakadilan rasial via surat

LOS ANGELES (AP) - John Legend, Gabrielle Union dan Ava DuVernay adalah beberapa dari banyak pemimpin budaya kulit hitam yang menandatangani surat untuk melawan rasisme, mempromosikan upah yang sama dan meminta industri-industri melepaskan diri dari polisi.

Surat itu dirilis Jumat oleh sebuah organisasi baru.

Organisasi itu mengatakan surat itu terinspirasi oleh unjuk rasa menentang kebrutalan polisi dan rasisme sistemik yang terjadi belakangan ini.

"Mereka bekerja dalam semangat Tradisi Radikal Hitam untuk merebut kembali kebebasan kita," kata surat itu. "Keberanian dan imajinasi mereka telah mengilhami kami untuk membangun di atas tuntutan penting mereka termasuk yang terutama, abolisi polisi dan pembongkaran total sistem industri penjara yang rasis."

Surat itu memasukkan tanda tangan dari para pekerja kulit hitam dalam film, televisi, musik, penerbitan, teater, jurnalisme dan pendidikan. Surat itu memiliki daftar nama-nama terkenal seperti Sterling K. Brown, Lupita Nyong'o, Janelle Monae, Lena Waithe, Barry Jenkins, Lee Daniels dan Tessa Thompson.

"Tidak ada lagi stereotip," bunyi surat itu. "Tidak ada lagi tokenisme. Tidak ada lagi keberagaman yang dangkal. Kita tak akan lagi menyaksikan budaya Hitam diseret ke dalam kendaraan untuk menyelamati diri sendiri, kepuasan diri, rasa bersalah, wisata pengalaman, fetisisme, perampasan, dan pencurian."