Parah! Panpel Temukan ID Card Palsu Piala Presiden 2022 di Laga Persib Melawan Persebaya

Bola.com, Bandung - Sebanyak enam orang diamankan Panpel pertandingan Persib Bandung karena kedapatan memalsukan id card Piala Presiden 2022. Mereka menggunakan id card palsu dengan mengatasnamakan komunitas suporter.

Keenam pelaku diamankan ketika berada di ruangan media center Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung. Id card palsu ini diduga dipakai pelaku untuk menonton laga Persib kontra Persebaya Surabaya, Jumat (17/06/2022).

General Koordinator Panpel Persib, Budi Bram Rachman langsung bergerak cepat setelah temuan tersebut. Panpel akan lebih memperketat akses masuk stadion, terutama yang menggunakan id card.

"Sekarang sedang memperketat akses masuk terutama yang menggunakan id card maupun tiket. Seperti kita ketahui ada kejadian pemalsuan id card dan kami sudah menangkap beberapa orang, kita tahan id-nya," ujar Bram kepada wartawan.

Ultimatum Penonton

Budi Bram memberikan ultimatum kepada penonton untuk tidak menduplikasi id card ataupun tiket pertandingan.

"Temuannya memang kenapa kami ubah pintu masuk di sini (VVIP) karena akses masuk di sini paling nikmat, mungkin karena bisa duduk di VVIP jadi tadi tertangkap basah,"katanya.

"Jadi jangan sekali-kali yang punya akses untuk menduplikasi atau menggandakan," tegas Budi Bram.

Serahkan kepada Manajemen Persib

Budi memastikan akan menyerahkan temuan id card palsu tersebut kepada manajemen Persib dan komunitas suporter. Dia mengaku sempat kaget karena ada pelaku yang menggunakan id card Piala Presiden 2015.

"Luar biasanya masih ada yang menggunakan id card Piala Presiden 2015 dan yang diduplikasi. Akan kita komunikasikan dengan manajemen dan pimpinan komunitasnya tapi kita tetap humanis,"ungkapnya.

Animo laga Persib melawan Persebaya di Stadion GBLA memang sangat tinggi. Puluhan ribu Bobotoh mulai berdatangan ke stadion sejak siang hari.

Di Mana Posisi Persebaya dan Persib Saat Akhiri Liga 1 2021/2022?

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel