Parahnya Barcelona, Koeman sampai Geram Soal Masa Depan Lionel Messi

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Barcelona murka dengan Presiden interim Barcelona, Carles Tusquets yang melontarkan pernyataan seharusnya Lionel Messi dijual.

Messi sempat menghebohkan dunia karena ingin hengkang dari Camp Nou pada bursa transfer musim panas kemarin.

Namun, keinginan megabintang Argentina itu tak terwujud karena terganjal klausul pelepasan bernilai 700 juta euro atau Rp 12 triliun.

Carles Tusquets menyatakan, jika saat itu berada di posisi Presiden Barcelona, dia tak segan-segan untuk menjual Messi. Menurutnya, kepergian Messi akan menguntungkan Barca, terutama di sektor finansial.

"Dari segi ekonomi, saya akan menjual Messi ketika bursa transfer musim panas, Coba bayangkan seberapa besar Anda bisa berhemat dalam hal gaji," kata Tusquets, dilansir Sport.

"Lalu, berapa biaya yang akan didapatkan (jika menjual Messi). Namun, tentu saja ini perlu disepakati dengan tim teknis," sambung pria 69 tahun itu.

Pernyataan Tusquets membuat geram Koeman. Dia tak habis pikir dengan ucapan tersebut. yang menimbulkan kegaduhan internal.

"Kami tahu situasi Leo. ika ada seseorang yang dapat memutuskan masa depan mereka sendiri, itu adalah Leo," ucap Koeman, dilansir ESPN.

"Komentar dari luar klub tidak menarik bagi saya. Tetapi komentar di dalam klub tidak membantu menjaga ketenangan pikiran bahwa kami perlu memenangkan pertandingan," ucapnya.

Pada Januari 2021, Messi sudah bisa melakukan negosiasi dengan klub baru lantaran kontraknya di Barcelona akan habis pada Juni 2021.

Sejauh ini, Manchester City menjadi tim yang paling santer dikabarkan bakal menggaet pemain 33 tahun tersebut. Selain memiliki kekuatan finansial, di City terdapat orang-orang dekat Messi seperti Pep Guardiola dan Sergio Aguero.