Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia Raih Kemenangan Pertama Tenis Meja

·Bacaan 1 menit

VIVA – Atlet tenis meja Indonesia, David Jacobs, meraih kemenangan pertama di Paralimpiade Tokyo 2020. David Jacobs berhasil mengalahkan wakil Montenegro, Luka Bakic.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu 25 Agustus 2021, David Jacobs menang mudah dengan skor telak 3-0.

David Jacobs yang berada di Grup B kelas 10 putra tampil apik di gim pertama. Dia hanya membutuhkan waktu lima menit untuk mengunci kemenangan dengan poin 11-5.

Di gim kedua, Bakic memberi perlawanan. Namun David mengemas kemenangan 11-7. Gim ketiga berlangsung lebih alot sebelum David menutup kemenangan dengan skor 11-9.

Sayangnya, kemenangan David di laga pertama ini tak mampu diikuti Komet Akbar dan Adyos Astan. Komet Akbar yang juga tampil di TT10 dikalahkan Patryk Chojnowski (Polandia) dan Adyos Astan (TT4) takluk dari Abdullah Ozturk dari Turki.

Selanjutnya ketiga atlet para tenis meja itu akan melakukan pertandingan kedua di babak penyisihan grup pada Kamis, 26 Agustus 2021.

Pelatih tenis meja Indonesia, Bayu Widhie Hapsara Purba memberikan apresiasi kepada atletnya. Khusus untuk Komet dan Adyos, Bayu menilai permainan kedua atlet tersebut telah maksimal, meski menelan kekalahan.

“Komet dan Adyos telah menunjukan penampilan terbaik mereka hari ini. Apa yang mereka latih selama ini sudah dikeluarkan dalam pertandingan tadi. Namun sayangnya lawan yang mereka hadapi hari ini mempunyai kualitas permainan yang lebih bagus," terang Bayu.

Sementara itu, Bayu berharap David bisa mempertahankan performa bagusnya itu sedangkan Komet dan Adyos diharapkan lebih fokus dan tidak gugup saat bertanding.

"David sudah tampil bagus pada pertandingan pertama ini. Ia mampu mengontrol permainan. Semoga besok ia bisa mempertahankan permainan bagus, tenang dan enjoy dalam bermain," harap Bayu.

"Saya berharap bagi Komet dan Adyos untuk pertandingan selanjutnya harus percaya diri main jangan tegang. Mungkin karena ini mungkin merupakan Paralimpiade pertama mereka jadi agak sedikit tegang," ucap Bayu.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel