Parpol Pendukung dan Oposisi Puji Jokowi yang Gratiskan Vaksin Covid-19

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Jokowi memutuskan bahwa vaksin Covid-19 akan diberikan kepada masyarakat secara gratis. Hal ini mendapatkan banyak pujian dari partai politik pendukung bahkan oposisi.

Misalnya, pujian datang dari PDIP yang menyambut baik keputusan Jokowi tersebut. Ini menandakan negara memang hadir dalam penanganan Covid-19.

"Apa yang diputuskan oleh Presiden Jokowi menunjukkan bagaimana melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia ditunjukkan dijalankan dengan baik. PDI Perjuangan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap seluruh progran kerakyatan Pemerintah," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (16/12/2020).

PDIP berharap, kata Hasto, dengan momentum vaksin gratis tersebut akan semakin membangkitkan optimisme nasional bahwa pandemi Covid-19 dapat diatasi bersama-sama.

"Fraksi PDI Perjuangan DPR RI melalui Badan Anggaran DPR RI akan memberikan dukungan melalui kebijakan fiskal pro rakyat," jelas Hasto.

Sementara politisi PAN yang juga Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Daulay melihat aspirasi pihaknya didengar oleh pemerintah untuk vaksin Covid-19 digratiskan. Dengan dijamin vaksin gratis bagi masyarakat, Saleh mengatakan tidak ada lagi alasan vaksinasi ditolak.

"Ternyata Presiden sangat mendengar dan akomodatif. Dengan begitu, masyarakat tidak punya alasan lagi untuk menolak vaksin. Yang mampu dan tidak mampu diberikan vaksin dan vaksinasi secara gratis," ucap dia.

Ia juga mendesak pemerintah memperbaiki data masyarakat agar program vaksinasi tepat sasaran. Termasuk keseimbangan persebaran dan distribusi vaksin. Paling tidak, target 70 persen dari jumlah populasi harus dapat dipenuhi.

"Soal data ini selalu jadi hal utama yang perlu diperhatikan. Pemerintah harus melibatkan dukcapil, BPJS Kesehatan, BKN, TNI, Polri, dan tentu saja BPS. Kalau datanya sudah lengkap dan baik, pelaksanaannya tentu akan baik," jelas Saleh.

Pujian datang juga datang dari oposisi, yakni dari politisi PKS Kurniasih Mufidayati. Namun, meski memuji gratisnya vaksin Covid-19 dia mengingatkan tetap dijaga mutunya.

"Harusnya memang vaksin biayanya ditanggung oleh negara. Namun sebelum bicara gratis, kita menekankan pada efikasi, kualitas dan mutu vaksin yang akan digunakan," kata Kurniasih.

Vaksin Covid-19 Gratis

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa program vaksinasi Covid-19 akan mulai dilakukan pada Januari 2021. Dia memastikan masyarakat akan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis.

"Vaksinnya sudah ada, tapi akan dimulai vaksinasinya di bulan Januari," kata Jokowi saat memberikan Bantuan Modal Kerja kepada pelaku usaha mikro dan kecil di Halaman Istana Merdeka Jakarta, Rabu (16/12/2020).

"Gratis, jangan ada yang bayar, gratis," sambungnya.

Menurut dia, para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya akan diprioritaskan untuk disuntik vaksin Covid-19 lebih awal. Kelompok prioritas penerima vaksin lainnya yakni, TNI-Polri dan guru.

"TNI dan Polri karena beliau-beliau ini menjaga kedaulatan negara. Polri menjaga ketertiban dan keamanan negara. Ini juga perlu didahulukan. Setelah itu, ke guru, setelah itu semuanya kita akan mendapatkan vaksinasi," jelasnya.

Adapun setiap pedagang kecil mendapat bantuan Rp 2,4 juta dari pemerintah. Jokowi menyadari bahwa pandemi Covid-19 membuat omzet para pedangang menurun hingga 50 persen atau lebih.

Namun, dia meminta para pedagang untuk tetap berdagang dan tak menutup usahanya. Jokowi meyakini kondisi akan kembali normal apabila program vaksinasi Covid-19 sudah mulai dilakukan.

"Jadi saya ingin titip agar kita ini dalam kondisi seperti ini harus tahan banting, tahan uji, tahan terhadap tekanan-tekanan yang sulit. Sehingga pada titik normal kita kembali pada omzet, keuntungan seperti pada keadaan normal. Itu terjadi kalau nanti sudah ada yang namanya vaksinasi," tutur Jokowi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: