Partai Buruh Akan Kembali Dihidupkan, PKS Siap Bekerja Sama

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi mengatakan, PKS menyambut baik deklarasi kembali Partai Buruh. PKS berharap, Partai Buruh turut serta berkontribusi bersama membangun bangsa.

"Kami menyambut baik atas rencana pendeklarasian kembalinya Partai Buruh oleh Pak Said Iqbal dan rekan-rekan serikat buruh lainnya. Selamat berjuang dalam ranah demokrasi di bumi pertiwi," kata Nabil kepada wartawan, Selasa (5/10).

"Bagi kami di PKS, rencana menghidupkan kembali Partai Buruh ini adalah bagian dari hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam politik nasional. Selain juga sebagai sarana turut serta berkontribusi bersama-sama membangun bangsa," ujarnya.

Nabil mengatakan, setiap partai didirikan untuk tujuan baik dan membidik segmen masyarakat yang dapat diwakilinya. Sebabnya, Partai Buruh diyakini punya segmen pemilih sendiri.

"Karena itu, setiap partai diyakini memiliki segmen pemilihnya masing-masing. Tinggal bagaimana kiprah dan kinerja setiap partai mampu meyakinkan rakyat untuk memilih dan menitipkan aspirasinya," ujarnya.

PKS siap berkolaborasi dengan partai manapun termasuk Partai Buruh untuk bersama-sama memperjuangkan kepentingan rakyat.

"PKS meyakini bahwa untuk membangun bangsa ini diperlukan kiprah dari seluruh elemen bangsa. Karenanya, sebagaimana dengan partai-partai lainnya, PKS juga siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan pihak manapun, sejauh itu untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia," ucap Nabil.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Partai Buruh Akan Dihidupkan Kembali

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal membuka wacana untuk menghidupkan kembali Partai Buruh dan akan mencoba ikut Pemilu 2024.

"Partai Buruh yang akan dideklarasikan ulang dan akan melakukan Kongres 4-5 Oktober 2021 di Jakarta adalah merupakan kelanjutan partai buruh yang telah ada," kata Said dalam konferensi pers, Minggu (3/10/2021).

Menurut dia, nanti akan langsung diadakan kongres untuk mengatur pembentukan segala administrasi Patai Buruh.

"Kongres akan meutuskan banyak hal mendasar yang berbeda dengan partai buruh yang ada. Pada prinsipnya Kongres akan mengesahkan badan pendiri Partai Buruh yang baru atau pemilik partai buruh baru, membangkitkan partai buruh yang sudah ada," kata Said.

Dia mengungkapkan, akan ada 11 organisasi pendiri yang akan mendeklarasikan Partai Buruh, Selain pengurus dari yang lama sejumlah organisasi buruh akan ikut mendeklarasikan.

"Ada 11 pendiri yang akan deklarasi 4 Oktober 2021 dan disahkan di akhir keputusan Kongres 5 Oktober 2021," ujar Said.

Ia mengungkap, kebangkitan Partai Buruh baru ini diinisiasi oleh 4 serikat pekerja terbesar yaitu KSPSI Andi Gane, KSPI, KSBSI, dan KPBI, serta 50 serikat pekerja tingkat nasional. Kehadiran Partai Buruh di Indonesia dinilai penting sebagai negara industri.

"Dimana ada negara industri, ada Partai Buruh. Indonesia sudah masuk negara industri," kata Said.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel