Partai Demokrat Bakal Pecat Kader Koruptor dan Pelaku Asusila

Laporan Wartawan Tribunnews.com Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat kali ini ditujukan dalam rangka bersih-bersih dari kadernya yang bermasalah. Maka sebagai bentuk komitmennya Partai Demokrat akan memberhentikan anggotanya yang telah menjadi tersangka.

Sanksi tersebut akan diberikan kepada kadernya yang melakukan tindak pidana asusila, korupsi, narkoba, serta kejahatan berat lainnya.

"Mereka-mereka yang tidak tunduk displin partai, mencederai kehormatan pimpinan partai atau melakukan tindakan asusila, narkoba, korupsi, serta kejahatan berat lainya, khususnya untuk korupsi. Bila jadi tersangka maka akan diberhentikan sementara," kata Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/7/2011).

Amir Syamsuddin menyebut, bila kader demokrat sudah mendapatkan keputusan hukum dan dinyatakan bersalah, maka kader tersebut akan langsung didepak dari partai Demokrat.

"Manakala telah dihukum dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum pasti, sudah pasti dipecat dan dicabut keanggotaannya," kata Amir seraya menegaskan, partai akan memberi sanksi kepada kader Demokrat yang dinilai tidak menjalankan etika politik bersih, cerdas, dan santun.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.