Partai Demokrat serahkan berkas pendaftaran ke KPU

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pihaknya telah menyerahkan dokumen persyaratan pendaftaran Partai Demokrat sebagai peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Jakarta, Jumat.

Sejumlah dokumen tersebut diserahkan AHY bersama 34 Ketua DPD Partai Demokrat dari seluruh provinsi serta jajaran perwakilan Partai Demokrat lainnya kepada Ketua KPU Hasyim Asy'ari beserta jajaran komisioner KPU.

"Tadi kami menyampaikan secara formal dan juga sebagai keberlanjutan dari apa yang telah kami submit secara daring melalui Sipol," kata AHY saat memberikan keterangan pers di depan gedung KPU, Jumat.

AHY menjelaskan surat pendaftaran yang diserahkan tersebut disertai pula dengan surat pernyataan daftar kepengurusan partai politik, baik di tingkat nasional, Dewan Pimpinan Pusat (DPP), kemudian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di 34 provinsi, lalu 514 kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kabupaten/kota, dan 7266 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tingkat kecamatan.

Ia menyebut setelah menyerahkan dokumen persyaratan pendaftaran akan ada proses verifikasi gabungan yang dilakukan oleh tim verifikasi dari Partai Demokrat bersama dengan tim verifikasi KPU.

"Insyaallah secara umum 100 persen bisa kami lengkapi," kata AHY.

Dengan telah diserahkannya dokumen persyaratan pendaftaran ke KPU tersebut, AHY mengatakan secara simbolik Partai Demokrat siap untuk menjadi peserta Pemilu 2024.

"Mohon doa restu dari masyarakat Indonesia di manapun berada Insyaallah kami akan terus berikhtiar dan sekaligus kita menjaga suasana demokrasi dan pemilu yang demokratis, bermartabat dan tentunya menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan," ujar AHY.

Partai Demokrat menjadi partai politik yang mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 pada hari kelima ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, di Jakarta, Jumat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel