Partai Golkar Resmi Daftar ke KPU

Liputan6.com, Jakarta: Partai Golongan Karya (Golkar) secara resmi telah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta Pemilu 2014. hadir dalam proses pendaftaran ke KPU ini sejumlah pengurus partai antara lain, Sekretaris Jendral Partai Golkar Idrus Marham, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Theo L Sambuaga, dan Ketua DPP Partai Golkar Mahyuddin serta pengurus harian lainnya.

"Kehadiran kami pada hari ini untuk memenuhi ketentuan UU nomer 8 tahun 2012 tentang pemilihan anggota dpr ri/ dprd Kabupaten Kota, dan kami datang untuk mendaftar sebagai peserta pemilu tahun 2014 yang akan datang," kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham saat ditemui di Gedung KPU Pusat, Jakarta, Jumat (31/8).

Selain mendaftar, Partai Golkar lanjut Idrus juga telah menyerahkan dokumen-dokumen sebanyak 11 box yang berisi data keanggotaan yang dimulai dari tingkat DPP maupun tingkat daerah seluruh Indonesia. "Kami telah menyerahkan dokumen sebagai persyarakat yang diperlukan sesuai ketentuan pasal 15 pasal 17 UU No 8 tahun 2012 tentang pemilihan legisatif. bahkan juga menyerakhan pengurus-pengurus desa meskipun itu tidak menjadi persyaratan," jelas Idrus.

Namun Idrus menjelaskan bahwa hanya ada satu yang belum dilengkapi oleh Partai berlambang pohon beringin ini, yakni penyerahan Kartu Anggota (KTA). "Yang belum kita lengkapi itu KTA, dan segera akan kita lengkapi," imbuhnya.

Idrus juga menjelaskan, bahwa Partainya menargetkan suara sebanyak 35 persen secara nasional. Dengan begitu, menurutnya hal tersebut dapat dengan mudah untuk mencalonkan ketua umumnya yakni Aburizal Bakrie sebagai Calon Presiden 2014 mendatang.

Saat ini sudah 15 partai yang sudah mendaftar ke KPU dari 73 partai yang tercatat di KPU Pusat. Yang sudah menyerahkan dokumennya yakni, Partai Hanura, PAN, PKB, Partai Pemuda Indonesia, partai Demokrasi Kebangsaan, PG, partai Bulan Bintang (PBB), PDIP, Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Indonesia Sejahtera (PIS), Partai Kongres, Partai Islam Indonesia (Partai Karya Republik), Partai Nasdem. Partai Pemersatu Bangsa. Dan Partai Karya Republik (Pakar). (ARI)