Partisipasi masyarakat penting untuk cegah penyakit demam dengue

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM., MARS, mengatakan partisipasi masyarakat memberantas sarang nyamuk penting dalam mengatasi dan mencegah penyakit demam dengue.

"Peningkatan partisipasi masyarakat dan institusi ini paling penting untuk memberantas sarang nyamuk, perlu kesadaran masyarakat," kata Maxi dalam acara virtual di Jakarta, Rabu.

Maxi menjelaskan, peningkatan partisipasi masyarakat dan institusi yang berkesinambungan merupakan satu dari enam strategi nasional penanggulangan dengue 2021-2025 di Indonesia.

Baca juga: Rahasia kenapa Anda sering diserang nyamuk tapi temanmu tidak

Strategi lainnya adalah menguatkan manajemen vektor yang efektif, aman dan berkesinambungan. Kemudian, meningkatkan akses dan mutu tatalaksana dengue, penguatan surveilans dengue yang komprehensif serta manajemen Kejadian Luar Biasa yang responsif.

Selain itu, penguatan kebijakan manajemen program, kemitraan dan komitmen pemerintah serta pengembangan kajian, penelitian dan inovasi sebagai dasar kebijakan dan manajemen program berbasis bukti.

Pengembangan vaksin dengue bisa menjadi salah satu inovasi yang ke depannya diharapkan dapat melindungi masyarakat dari penyakit dengue, imbuh dia.

Plt. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Tiffany Tiara Pakasi menambahkan, langkah pencegahan termasuk dalam strategi percepatan penanggulangan dengue.

Program 3M plus--Menguras, Menutup, Mendaur Ulang berikut berbagai kegiatan pencegahan lainnya seperti memelihara ikan pemakan jentik, memasang kawat di pintu dan ventilasi serta memberikan larvasida di tempat penampungan air diharapkan bisa membantu mengatasi penyakit ini.

Pencegahan juga dapat dilakukan lewat pengembangan imunisasi dengue yang ia harap bisa segera diakses secara luas oleh masyarakat.

Pemerintah saat ini sudah berupaya meningkatkan kesadaran soal pentingnya menangani dengue, mengajak partisipasi masyarakat seperti lewat Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik di mana Jumantik bertugas memantau jentik-jentik di sekitar rumah agar sarang-sarang nyamuk segera diberantas.

Baca juga: Epidemiolog: Pencegahan DBD butuhkan peran pamong desa

Baca juga: Cegah penyakit Dengue dengan berantas larva nyamuk

Baca juga: Studi Tanzania: Kelambu insektisida mampu turunkan kasus malaria

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel