Pasang Kamera di Kamar Mandi Indekos, Pemuda Tasikmalaya Diringkus Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang pemuda berinisial KAA (22), warga Kecamatan Karangnunggal, Tasikmalaya, diringkus polisi. Dia ditangkap karena memasang karena tersembunyi di kamar mandi dan lokasi lain di tempat indekos pelajar perempuan.

Kamera tersembunyi yang dipasang KAA menyasar para remaja perempuan yang indekos di lokasi itu. Sekurangnya delapan orang telah menjadi korban aksi pelaku.

Kanit Reskrim Polsek Karangnunggal Ipda Agus Kasdili mengatakan, aksi KAA terungkap saat salah satu korban yang baru selesai mandi melihat benda mencurigakan di bagian ventilasi. Korban yang masih mengenakan handuk melihat benda mencurigakan berwarna hitam. Saat diambil ternyata kamera kecil.

Pelaku Ikut Terekam Kamera

Korban yang masih pelajar menceritakan temuan itu kepada teman-teman satu indekosnya. "Saat diperiksa oleh para korban, ternyata ada kartu memorinya. Saat dibuka, terdapat sejumlah rekaman sejumlah korban yang sedang mandi, buang air, termasuk juga saat pelaku memasang kamera di ventilasi kamar mandi dan kamar tidur kosan," kata Agus, Rabu (11/5).

Atas temuan itu, para korban pun melaporkan kejadian itu kepada polisi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat delapan pelajar perempuan yang menjadi korban.

"Rata-rata korban berusia 15 hingga 17 tahun. Mereka ini semuanya ngekos di kosan yang sama," ungkapnya.

Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Seusai menerima laporan, polisi langsung meringkus pelaku tanpa perlawanan. Saat diperiksa, KAA mengakui perbuatannya. Dia menyatakan perekaman itu untuk konsumsi pribadinya dan tidak disebarkan ke publik.

KAA mengaku sudah melakukan aksi itu sejak Februari hingga April 2022. "Dalam perkara ini, kami amankan barang bukti lensa kamera yang menempel di potongan lidi dan telepon genggam milik pelaku untuk melihat aktivitas korban di kamar mandi dan kamar tidur," ucapnya.

Dalam kasus ini, polisi menerapkan Pasal 35 dan atau Pasal 37 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. KAA terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel