Pasangan Lesbi Manado Jadi Tontonan Warga

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Pasangan lesbian jadi tontonan warga di Polsek Sario, Kecamatan Sario, Manado, Senin (6/8/2012).

Tribun Manado (TRIBUNnews.com Network) melaporkan, gara-gara menenggak minuman keras berlebih, pasangan wanita penyuka sesama jenis berulah di kantor polsek.

Tak ayal pasangan wanita berinisial EC dan AY itu jadi tontonan warga sekitar. Ulah keduanya yang terang-terang mengakui hubungan asmara mereka membuat warga 'geli' sembari tertawa terpingkal-pingkal.

Awal mula cerita EC dan RN, berlabuh di Polsek Sario, gara-gara EC wanita berambut pendek pirang ini menganiaya kenalannya bernama Rico Rakian. Sebelum aksi aniaya itu EC dan Rico menggelar pesta miras di satu tempat hiburan karaoke di Jalan Boulevard, Sario, Senin dini hari

EC yang sudah tak terkontrol menyerang Rico Rakian korban di sebuah warnet. Singkat kata, EC akhirnya diamankan polisi, Senin malam dalam kondisi terpengaruh miras. Mengetahui pasangannya diciduk Polisi, AY wanita seksi berambut panjang mendatangi Polsek Sario. AY pun dipengaruhi miras, matanya merah, dan mulutnya beraroma alkohol.

AY pun merengek sembari menangis mengajak pasangan pulang. Polisi pun tak mengizinkan karena EC merupakan calon tersangka kasus aniaya.

Rengekan AY pun akhirnya jadi tontonan warga. Ia pun tak segan mengakui hubungan asmara terlarang tersebut. Polisi pun dibuat sibuk dengan ulah AY yang ngotot agar pasangannya dipulangkan.  Meski sudah dihalang-halangi, AY berusaha menerobos untuk mendekati pasangannya.

EC yang sebelumnya berada di ruang pelayanan,  pun terpaksa diungsikan ke ruangan lain untuk menghindari AY.(*)

Berita Lain

Diusir dari Taman Saat Berciuman

Sembunyikan Jenazah Pasangannya

Ditembak

di China Boleh Donor Darah

, Irshad Manji Tetap Dicintai Ibunya

Lagi

-Gay-Biseksual-Transgender

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.