Pasangan Suami Istri Asal Indonesia Jadi Buronan Polisi Malaysia

TRIBUNNEWS.COM, SHAH ALAM - Kepolisian Malaysia tengah melakukan pengejaran terhadap sepasang suami istri asal Indonesia yang diyakini telah terlibat dalam pembunuhan seorang wanita juga asal Indonesia bernama Parsini, di Blok F Apartemen Valencia, Sri Muda, Shah Alam, Jumat pekan lalu.
 
Kepala CID
Selangor, Senior Asisten Komisaris Mohd Adnan Abdullah mengatakan kedua terduga saat ini dalam pelarian, bersama dengan anak mereka.

"Wanita dan suaminya berusia sekitar 20 tahun-an. Pasangan itu tinggal bersama-sama dengan korban," ujarnya seperti dikutip dari Nst.com, Senin (18/2/2013).

Korban ditemukan tewas dengan tiga luka di kepalanya dan terbaring di atas genangan darahnya setelah majikannya dan teman-temannya pergi mencarinya karena ia tidak menjawab panggilan telepon mereka.

Polisi beber Adnan sejauh ini menduga Parsini dibunuh oleh kedua terduga setelah terjadi percecokan dan kesalahpahaman.
 
Adnan menambahkan polisi belum berhasil menemukan alat yang dipakai oleh pelaku untuk membunuh korbannya, seraya meminta kepada masyarakat untuk segera melapor ke polisi jika melihat pasangan itu.
 
Pada kasus lain di mana seorang saksi melihat seorang pria sedang didorong ke Sungai Klang oleh dua pria di Jalan Batu Tiga, dekat Institut Hafiz di Klang, Minggu, ia mengatakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Rescue masih mencari tubuh.
 
"Ini terjadi di jalan yang sangat sibuk dan tidak masuk akal untuk hanya satu saksi yang telah melihat insiden tersebut terjadi.
 
"Kami menyerukan saksi lain yang mungkin telah melihat orang didorong untuk maju," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.