Pasangan Transgender Miliki Anak Kandung, Kok Bisa?

Adinda Permatasari, Isra Berlian
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan Kapten di Angkatan Darat, Hannah dan aktor Jake Graf sempat menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran keduanya menjadi pasangan transgender pertama di Inggris yang memiliki bayi pada 2020 lalu.

Pasangan transgender ini diketahui menggunakan ibu pengganti (surrogate mom) untuk mendapatkan anak perempuan mereka. Pasangan tersebut diketahui menggunakan sel telur Jake yang dibekukan. Di samping itu, dia juga berhenti minum testosteron untuk sementara waktu dan dibuahi dengan sperma donor.

Hingga akhirnya pada April lalu, putri mereka, Millie lahir. Pasca memiliki anak pertama, Jake dan Hannah menyadari bahwa mereka ingin memiliki keturunan lagi.

Dengan bantuan ibu pengganti yang melahirkan putri pertama mereka, Hannah dan Jake berharap mereka dapat memiliki anak kedua dan memberi Millie saudara kandung.

"Kami tidak tahu bagaimana hasilnya, tapi ibu pengganti kami yang luar biasa telah dengan baik hati menawarkan untuk mencoba dan melakukannya lagi. Mungkin akan ada kabar baik nanti di tahun 2021," kata Hannah kepada Wales Online dilansir laman Metro.

Di sisi lain, Jake mengutarakan bagaimana kehidupannya pasca dikaruniai putri pertama.

"Kami menghabiskan banyak waktu tahun lalu dikelilingi oleh bunga, menatapnya dengan kagum. Itu ajaib. Memiliki Millie adalah mimpi yang mutlak. Sembilan bulan terakhir ini luar biasa. Itu adalah sesuatu yang saya tidak pernah berpikir akan terjadi pada saya, dan saya tidak berpikir Hannah berpikir itu akan terjadi padanya juga," kata Jake.

Untuk diketahui, Jake dan Hannah keduanya bertransisi sekitar waktu yang sama dan bertemu satu sama lain saat melakukan aktivisme transgender. Pada saat itulah benih cinta di antara keduanya tumbuh dan pada Maret 2018, pasangan itu menikah setelah tiga tahun berpacaran.

Sebelum mereka memutuskan untuk memulai sebuah keluarga, Jake sudah memiliki telur beku yang mereka putuskan untuk digunakan sebagai pengganti. Untuk mewujudkan impiannya, Jake dibantu oleh sang ibu dengan memberikannya biaya prosedur pembekuan sel telur senilai 17.000 poundsterling dan sel telur itu dibuahi sebelum pasangan itu bersama.

Setelah lima tahun bersama, pasangan itu memutuskan untuk mencari pengganti untuk menampung embrio tersebut dan mereka memilih seorang ibu yang identitasnya ingin mereka rahasiakan.

Hannah mengatakan, proses untuk menemukan ibu pengganti itu melalui National Fertility Society. Hannah menambahkan bahwa ibu pengganti mereka memastikan Hannah dirujuk sebagai ibu untuk semua janji di rumah sakit, dan membuatnya merasa seperti ibu.

Di Inggris, ibu pengganti tidak dibayar tetapi mereka bisa mendapatkan biaya hingga 15.000 poundsterling untuk biaya apa pun selama masa kehamilan.