Pasar di Kota Yogyakarta Beri Cashback Selama Pandemi, Omzet Naik 25 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Yogyakarta Selama pandemi, pasar-pasar tradisional di Kota Yogyakarta memberikan casback belanja online. Hal ini dilakukan sebagai upaya Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan penjualan para pedagang. Selama pandemi, belanja online memang menjadi pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Kepala Bidang Pasar Rakyat Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utama menjelaskan belanja online di pasar tradisional di Kota Yogyakarta semula dengan menyebarkan nomor telepon seluler para pedagang. Para pembeli dan pedagang berkomunikasi lewat Whatsapps.

Kemudian, sejak Oktober 2020 hingga saat ini, belanja online di pasar-pasar tradisional di Kota Yogyakarta dikembangkan dengan fitur go-shop kerja sama Pemkot Yogyakarta dengan Gojek Indonesia.

“Program cashback ini dari Pemkot Yogyakarta bagi warga yang berbelanja di pasar-pasar tradisional di Kota Yogyakarta melalui aplikasi go-shop. Kami juga berupaya koordinasi ke Gojek, agar cashback tidak terlalu lama diterima pembeli. Dulu tiga hari diterima sekarang di hari belanja, langsung masuk,” jelas Gunawan.

Membantu para pedagang

Pedagang di pasar Beringharjo (sumber: Pemkot Yogyakarta).
Pedagang di pasar Beringharjo (sumber: Pemkot Yogyakarta).

Adanya promo cashback tak hanya menguntungkan konsumen. Para pedagang juga turut menikmati program ini.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Beringharjo Sri Nita Novianti mengatakan sejak akhir 2020 ada program cashback belanja online melalui go-shop dari aplikasi gojek. Novi mengaku dengan program tersebut omzet penjualan produk sayur meningkat hingga 70 persen. Hal itu juga karena Novi gencar mempromosikan promo itu melalui ibu-ibu PKK, teman-teman arisan hingga teman reunian.

“Omzet bertambah. Pembeli sayur dari perumahan- perumahan banyak yang belanja lewat aplikasi go-shop. Responsnya bagus, tidak harus ke pasar, sayur sudah bisa sampai di rumah,” kata Novi saat menjadi responden dalam tinjauan lapangan smart city dimensi smart economy dari Kementerian Komunikasi dan Informatika secara daring di Pasar Beringharjo, Jumat (28/5/2021).

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Beringharjo Barat, Bintoro menyampaikan keberadaan program belanja online lewat go-shop cukup membantu para pedagang. Pasalnya selama pandemi Covid-19 penjualan pedagang khususnya pakaian memprihatinkan karena wisatawan menurun.

“Dengan kondisi itu kami tetap berupaya bertahan dan berusaha. Program ini membantu pedagang, sehingga tidak hanya mengandalkan penjualan langsung di pasar,” papar Bintoro.

Kenaikan omzet

Pedagang sayur lainnya di Beringharjo, Ida Chabibah menuturkan semula melayani permintaan sayur ke hotel- hotel. Tapi karena pandemi, sebagian besar hotel tutup karena tidak ada tamu. Dengan adanya belanja online dan promo cashback, bisa meningkatan penjualan di masa pandemi.

“Ada peningkatan omzet. Kami harap program ini bisa dilanjutkan terus karena bisa meningkatkan penjualan,” ujar Ida.

Dalam program promo cashback belanja produk pasar di Go-shop selama periode 16 Oktober sampai 31 Desember 2020 transaksi belanja pasar mencapai sekitar Rp 174 juta dengan cashback tidak sampai Rp 20 juta. Tercatat ada kenaikan pesanan 28 persen dan kenaikan omzet sekitar 25 persen selama periode promo berjalan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel