Pasar Ikan Modern Palembang Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Kuliner

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palembang - Kondisi becek, kumuh dan berbau amis, tidak akan terasa lagi ketika warga Palembang mengunjungi Pasar Ikan Modern (PIM) di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).

PIM Palembang yang diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, pada hari Jumat (7/11/2020) siang, disiapkan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner di Kota Palembang.

Gedung PIM Palembang tersebut, dibangun di atas lahan seluas 9.319 meter persegi, dengan lebar 6.348 meter persegi serta dibangun dua lantai.

“Alhamdulillah program Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berjalan. PIM ini merupakan jalan keluar untuk mencari ikan segar, yang tidak berbau. Di periode ini, akan didorong terus seluruh PIM di Indonesia,” ucap Menteri Edhy Prabowo.

Menurutnya, KKP ingin menunjukkan ke seluruh masyarakat bahwa pemerintah benar-benar fokus mencari jalan keluar. Terutama bagi masyarakat yang ekonominya terpuruk, terutama di masa pandemi Covid-19.

Edi mengharapkan, PIM Palembang ini menjadi tempat para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), bisa menjalani usaha dengan nyaman. Serta bisa menjadi jembatan perubahan, bagi masyarakat, pedagang dan konsumen.

Dia menilai, makanan utama masyarakat Sumsel tidak hanya nasi, tapi konsumsi ikan juga sangat tinggi. Terlebih dalam setiap jajanan makanan, ada pempek yang berbahan utama ikan.

“Dengan meluncurkan Pasar Laut Indonesia sekaligus meresmikan pasar ikan modern, pasar ini bisa mendekatkan hasil tangkap dan produksi budidaya, yang bisa disalurkan ke masyarakat dengan kondisi segar,” ungkapnya.

Peresmian ini juga, lanjut Edhy Prabowo, merupakan bagian dari gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Mei 2020 lalu.

Dengan meluncurkan Pasar Laut Indonesia sekaligus meresmikan pasar ikan modern. Itu semua kerja keras pemerintah untuk mendorong logistik hasil produksi perikanan untuk sampai ke tangan konsumen," kata Menteri Edhy.

Gandeng Ribuan UMKM

Pasar Ikan Modern (PIM) Palembang menyediakan beragam ikan segar serta food court yang disiapkan menjadi destinasi wisata kuliner Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)
Pasar Ikan Modern (PIM) Palembang menyediakan beragam ikan segar serta food court yang disiapkan menjadi destinasi wisata kuliner Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)

Menteri Edhy menambahkan, program #PasarLautIndonesia menjadi sarana untuk bertukar informasi, edukasi dan promosi produk kelautan dan perikanan UMKM.

Program ini pun menjadi salah satu upaya pemerintah menggerakkan ekonomi nasional berbasis UMKM di seluruh Indonesia.

"Pasar laut ini rangkaian program BBI. Ada 1.355 UMKM yang tergabung online, ini akan terus bertambah," urainya.

Edhy Prabowo optimis, keunikan produk kelautan dan perikanan bisa menjadi pangan alternatif bagi masyarakat. Ia pun menyontohkan, ikan lele yang diolah menjadi crakers abon dan memiliki cita rasa yang gurih dan lezat.

Ubah Mindset Masyarakat

Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat meninjau lapak penjual kerang di Pasar Ikan Modern (PIM) Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)
Gubernur Sumsel Herman Deru bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat meninjau lapak penjual kerang di Pasar Ikan Modern (PIM) Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)

Gubernur Sumsel Herman Deru menuturkan, ide-ide yang disampaikan KKP sangat membantu untuk mengubah mindset masyarakat.

“Tadinya identik pasar bau dan kumuh jadi berubah. Sehingga orang tidak sungkan datang ke sini. Tempat pusat penjualan ikan modern ini, lengkap dan bisa dimasak,” katanya.

Di bangunan PIM Palembang, ada 154 unit lapak untuk penjualan ikan segar, 10 unit food court, Cold Storage berkapasitas 15 ton, pengelolaan air limbah dan lainnya. PIM Palembang sendiri berlokasi di Jalan MP Mangkunegara Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang Sumsel.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :