Pasar Mitra Tani Kementan gratis ongkir

Budi Suyanto
·Bacaan 2 menit

Pasar Mitra Tani (PMT) Kementerian Pertanian menyediakan layanan gratis ongkos kirim (ongkir) untuk memudahkan aksesibilitas masyarakat dalam menjangkau produk-produk pangan di era ekonomi digital saat ini.

"Digitalisasi menjadi bagian penting dari distribusi pangan, pandemi COVID-19 ini memberi cara berpikir baru sehingga saat ini minat pasar online meningkat. Dan saya yakin ini akan menjadi bagian penting dalam delivery pangan," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Kepala Pusat Distribusi dan Akses Pangan Kementerian Pertanian Risfaheri mengatakan, PMT bekerja sama dengan berbagai aplikasi daring untuk memudahkan masyarakat mendapat bahan pangan.

Baca juga: PPKM mikro, industri mamin sebut pemerintah akan beri subsidi ongkir

"Dengan belanja di Pasar Mitra Tani secara online, kebutuhan pangan harian lebih terjangkau, apalagi ada fasilitas gratis ongkir bagi yang belanja di PMT di Bogor dan Jakarta melalui aplikasi Grab Mart," ujar Risfaheri.

Ditambahkannya, Gelar Pangan Murah secara daring menjadi salah satu langkah aksi pengamanan pasokan dan harga pada hari besar keagamaan nasional seperti bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

"Di seluruh Indonesia kita bersama Dinas Pangan Propinsi secara rutin melakukan GPM, terutama bagi komoditas pangan seperti cabai rawit yang mengalami kenaikan cukup tinggi beberapa waktu lalu," katanya.

Baca juga: DPR: Program subsidi ongkir tingkatkan daya beli masyarakat

Risfaheri mengatakan GPM tidak hanya digencarkan di wilayah Jabodetabek, tetapi seluruh PMT di berbagai daerah juga melaksanakan gelar pangan murah. Kementerian Pertanian mencatat 149 GPM di 63 titik Jabodetabek telah dilakukan selama sebulan terakhir dan lebih dari 50 GPM di provinsi.

Sebelumnya Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memastikan ketersediaan pangan aman dan terkendali hingga menghadapi Idul fitri mendatang. Hal ini ditegaskan kembali oleh Kepala BKP Agung Hendriadi bahwa ketersediaan pangan aman dan cukup,

"Kondisi Idul Fitri mendatang kita pastikan ketersediaan pangan aman dan cukup, masyarakat tidak perlu khawatir," kata Agung.