Pasar Palasari di Bandung, Jadi Surga Para Pecinta Buku Langka

·Bacaan 1 menit
Terkadang, buku-buku yang sudah lama terbit tak ada lagi di toko buku baru. Hal tersebut juga yang menjadi alasan mereka datang ke pasar yang terletak di Jalan Palasari, Pasar Lodaya, Bandung. Pasalnya, segala macam judul buku dijual di tempat ini. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)
Terkadang, buku-buku yang sudah lama terbit tak ada lagi di toko buku baru. Hal tersebut juga yang menjadi alasan mereka datang ke pasar yang terletak di Jalan Palasari, Pasar Lodaya, Bandung. Pasalnya, segala macam judul buku dijual di tempat ini. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Terkadang, buku-buku yang sudah lama terbit tak ada lagi di toko buku baru. Hal tersebut juga yang menjadi alasan mereka datang ke pasar yang terletak di Jalan Palasari, Pasar Lodaya, Bandung. Pasalnya, segala macam judul buku dijual di tempat ini. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Pasar Palasari ini sudah melegenda, lantaran berdiri sejak tahun 1980-an. Meskipun begitu, hingga kini masih banyak pengunjung yang minat mengunjunginya. Selain mencari buku jadul, para pengunjung juga ingin membeli buku dengan potongan harga. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)
Pasar Palasari ini sudah melegenda, lantaran berdiri sejak tahun 1980-an. Meskipun begitu, hingga kini masih banyak pengunjung yang minat mengunjunginya. Selain mencari buku jadul, para pengunjung juga ingin membeli buku dengan potongan harga. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Pasar Palasari ini sudah melegenda, lantaran berdiri sejak tahun 1980-an. Meskipun begitu, hingga kini masih banyak pengunjung yang minat mengunjunginya. Selain mencari buku jadul, para pengunjung juga ingin membeli buku dengan potongan harga. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Di tahun 90-an, pasar Palasari memang sudah dikenal sebagai pusat buku terbesar di Bandung. Namun kejadian yang memilukan terjadi di tahun 1992 dan 2007, di mana adanya kebakaran yang melanda sehingga banyak koleksi buku langka yang tidak terselamatkan.
 (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)
Di tahun 90-an, pasar Palasari memang sudah dikenal sebagai pusat buku terbesar di Bandung. Namun kejadian yang memilukan terjadi di tahun 1992 dan 2007, di mana adanya kebakaran yang melanda sehingga banyak koleksi buku langka yang tidak terselamatkan. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Di tahun 90-an, pasar Palasari memang sudah dikenal sebagai pusat buku terbesar di Bandung. Namun kejadian yang memilukan terjadi di tahun 1992 dan 2007, di mana adanya kebakaran yang melanda sehingga banyak koleksi buku langka yang tidak terselamatkan. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Kalau biasanya, pasar buku bekas Palasari ramai dikunjungi para peminat buku, saat Covid-19 ini mengubah segalanya. Kondisi di pasar tersebut seakan mati suri dan jarang terlihat pengunjung yang datang.
 (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)
Kalau biasanya, pasar buku bekas Palasari ramai dikunjungi para peminat buku, saat Covid-19 ini mengubah segalanya. Kondisi di pasar tersebut seakan mati suri dan jarang terlihat pengunjung yang datang. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)

Kalau biasanya, pasar buku bekas Palasari ramai dikunjungi para peminat buku, saat Covid-19 ini mengubah segalanya. Kondisi di pasar tersebut seakan mati suri dan jarang terlihat pengunjung yang datang. (FOTO: Merdeka.com/Cicin Yulianti)