Pasar saham Australia berakhir datar

Kelik Dewanto
·Bacaan 1 menit

Pasar saham Australia ditutup datar pada Selasa, dengan utilitas dan energi mengimbangi keuntungan pada saham-saham teknologi.

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 2,90 poin atau 0,04 persen menjadi 6.976,90, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 5,80 poin atau 0,08 persen menjadi 7.231,00.

"ASX 200 berakhir datar, hanya naik 2,90 poin, atau 0,04 persen menjadi 6.976,90, menyusul hari perdagangan yang bergejolak, dimana kenaikan di pagi hari hilang setelah makan siang," kata CommSec Daniel O 'Leary, dikutip dari Xinhua.

"Saham-saham utilitas, energi, dan material menekan pasar, masing-masing turun 1,15 persen, 0,72 persen, dan 0,67 persen. Sektor teknologi informasi (TI) memimpin kenaikan, dengan naik 2,16 persen, sementara kebutuhan pokok konsumen juga berkinerja kuat, naik 0,75 persen."

Baca juga: Saham Australia dibuka menguat ditopang sektor teknologi

Di bidang keuangan, bank-bank besar sebagian besar naik dengan Commonwealth Bank naik 0,54 persen, Westpac Bank naik 0,04 persen, ANZ naik 0,10 persen, tetapi National Australia Bank turun 0,15 persen.

Saham-saham pertambangan bervariasi dengan BHP turun 1,06 persen, Rio Tinto turun 1,18 persen, Fortescue Metals turun 0,93 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,35 persen.

Produsen minyak dan gas negara itu turun dengan Oil Search turun 1,24 persen, Santos turun 0,56 persen dan Woodside Petroleum turun 0,29 persen.

Supermarket terbesar Australia naik dengan Coles naik 0,06 persen, dan Woolworths naik 0,85 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,29 persen, maskapai nasional Qantas turun 0,94 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,32 persen.

Baca juga: Saham Tokyo naik karena investor memburu saham oversold
Baca juga: Saham China turun karena investor khawatir kebijakan ketat