Pasar saham Australia merosot, terseret saham material

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Pasar saham Australia ditutup melemah pada hari Selasa karena penurunan saham-saham material, utilitas, dan energi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan ASX 200 turun 61,10 poin atau 0,90 persen menjadi 6.738,4, sedangkan Indeks All Ordinaries turun 66,60 poin atau 0,95 persen pada 6.969,8.

"ASX 200 berakhir 0,9 persen turun menjadi 6.738,4. Saham lokal dijual sebelum tengah hari setelah awal yang kuat, naik sebanyak 0,54 persen pada pembukaan. Pergerakan ke wilayah negatif mengikuti pelemahan di bursa Wall Street semalam," kata Penulis Keuangan CommSec, Daniel O'Leary.

Baca juga: Saham Australia setop untung beruntun, Indeks ASX merosot 0,36 persen

"Material, utilitas, dan energi, memimpin penurunan masing-masing 1,88 persen, 1,77 persen dan 1,56 persen. Telekomunikasi adalah satu-satunya sektor yang mencatat penguatan, naik 0,56 persen."

Di bidang keuangan, saham bank-bank besar bervariasi dengan Commonwealth Bank turun 0,20 persen, National Australia Bank turun 0,84 persen, Westpac Bank naik 0,08 persen dan ANZ naik 0,39 persen.

Saham pertambangan merosot dengan BHP turun 2,07 persen, Rio Tinto turun 2,37 persen, Fortescue Metals turun 2,33 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,28 persen.

Baca juga: IHSG awal pekan merosot, tertekan harga komoditas dan naiknya COVID-19

Saham produsen minyak dan gas negara itu merosot dengan Oil Search turun 1,67 persen, Santos turun 1,11 persen dan Woodside Petroleum turun 1,43 persen.

Saham supermarket terbesar Australia turun dengan Coles turun 1,56 persen, dan Woolworths turun 0,47 persen.

Sementara saham raksasa telekomunikasi Telstra melonjak 1,18 persen, maskapai nasional Qantas merosot 1,38 persen, dan perusahaan biomedis CSL tenggelam 1,03 persen.

Baca juga: IHSG Selasa dibuka melemah 3,1 poin