Pasar Tumpah Tegal Gubug Lalu Lintas Terhambat

Cirebon (ANTARA) - Pasar tumpah di Tegal Gubuk Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon membuat kondisi arus lalu lintas terhambat sempat terjadi antrean panjang sekitar dua kilo meter.

Tatang Sopir Bus Jakarta Cirebon di Tegal Gubug Arjawingun, kepada wartawan, Selasa, mengatakan, setiap hari Selasa dan Sabtu kepadatan arus lalu lintas di Pantura sulit dihindari akibat pasar tumpah Tegal Gubug, padahal jalan sudah lebar.

Menurut Tatang, penyebab kemacetan di pasar Tegal Gubug yakni bongkar muat pakaian jadi tujuan luar Jawa di bahu jalan, selain itu pejalan kaki tidak tersedia trotoar, sehingga antrean mengular sampai lima kilo meter.

Sementara itu Kapolsek Arjawinangun Kompol Oma Sujana mengatakan, setiap hari Sabtu dan Selasa di pasar Tegal Gubug Arjawinangun arus lalu lintas padat merayap.

Ia menambahkan, kepadatan arus lalu lintas di jalur Pantura Tegal Gubug masih bisa dikendalikan, kendaraan pribadi biasanya diarahkan dari Kecamatan Susukan ke jalan alternatif.

Penguraian arus selain mobil pribadi ke jalur alternatif, kata dia, pengaturan disetiap titik kemacetan terus dipantau petugas, sehingga bisa dikendalikan dengan baik.

Tono warga setempat mengaku, kemacetan yang rutin terjadi di depan pasar Tegal Gubug sudah berlangsung puluhan tahun, hingga kini belum bisa diatasi oleh pihak terkait, selain itu rendahnya kesadaran pedagang dan pembeli saat bongkar muat pakaian di bahu jalan.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.