Pasca COVID-19 Batuk Tak Kunjung Sembuh? Begini Mengobatinya

·Bacaan 2 menit

VIVA – Meskipun pasien yang telah sembuh dari COVID-19 mendapatkan antibodi, namun mereka dapat terus mengalami efek penyakit yang berkepanjangan. Ya, pasca pemulihan COVID-19, pasien masih bisa mengalami batuk kering atau batuk basah.

Jika kamu masih mengalami batuk berat, segera konsultasikan dengan dokter terkait obat yang akan dikonsumsi. Selain itu, kamu juga dapat melakukan beberapa cara berikut untuk membantu mengobati batuk yang diderita, dilansir Times of India, Senin 2 Agustus 2021.

Banyak tidur
Manfaatkan kesempatan selama isolasi mandiri untuk beristirahat lebih lama sebelum kembali beraktivitas. Jika kamu mengalami batuk berdahak, cobalah untuk tidur miring dan jangan terlentang. Cara ini dapat membantu mengeluarkan dahak di tenggorokan.

Lakukan latihan pernapasan
Pasien COVID-19 biasanya mengalami masalah pernapasan selama pasca pemulihan. Untuk mengembalikannya, cobalah melakukan beberapa latihan pernapasan singkat. Caranya, tarik napas selama 5 detik, lalu hembuskan selama 10 detik.

Jaga diri agar tetap terhidrasi
Saat batuk, tenggorokan akan terasa penuh dengan dahak dan kondisi ini tentu membuat kamu tidak nyaman. Sangat penting untuk menjaga diri tetap terhidrasi. Kamu bisa minum air hangat, sup, atau teh herbal untuk membantu meringankan dahaknya.

Berolahraga secara teratur
Meksipun tubuh terasa lemah dan kamu merasa lelah ketika baru sembuh dari COVID-19, melakukan olahraga tetap sangat penting untuk mengembalikan energi kamu dan kembali ke rutinitas harian.

Mulailah dengan olahraga kecil dan ringan, kemudian tingkatkan secara perlahan. Gerakan olahraga dapat mengembalikan fungsi paru-paru dan menggerakkan dahak agar kamu lebih mudah untuk mengeluarkannya.

Waspadai tanda-tanda mengkhawatirkan
Jika kamu terus-menerus mengalami kelelahan, sakit kepala berlebihan atau mengalami gejala lainnya, segera hubungi dokter.

Mereka mungkin akan merekomendasikan untuk melakukan beberapa tes, seperti tes antibodi IgG, hitung darah lengkap (CBC) dan tes kolesterol. Tes-tes tersebut dilakukan untuk memeriksa apakah kamu tertular infeksi lain atau mengalami infeksi ulang COVID-19.

Konsultasi ke dokter
Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi batuk yang dialami dan bertanya obat apa yang bisa dikonsumsi untuk menyembuhkannya.

Perawatan pasca COVID-19 yang baik, sangat penting dilakukan agar masa pemulihan lebih cepat. Pastikan kamu melakukannya secara perlahan, banyak istirahat dan jangan terlalu memaksakan diri.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel