Pascalebaran, Klaster COVID-19 Perumahan Muncul Kembali di Malang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Pascalebaran muncul kembali klaster COVID-19 di perumahan di Kota Malang. Setelah beberapa waktu lalu 22 warga Perumahan Bukit Hijau dan Permata Hijau, Tlogomas dinyatakan positif COVID-19. Kini 9 warga Jalan Lowokdoro, Gang IV, Kota Malang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

"Awalnya dari warga bernama Ngartono (83 tahun) beliau itu meninggal dunia hari Raya kedua (Lebaran +1) kemarin. Sebelumnya sudah dari rumah sakit. Beliau sering di rumah gak pernah kemana-mana. Tapi beliau sering ke RSSA untuk cek jantung. Pas balik rumah sakit itu tiba-tiba ada kabar dia positif. Lalu meninggal pas hari raya itu," kata Ketua RT setempat Agung Harianto, Senin, 24 Mei 2021.

Agung mengatakan, setelah Ngartono diketahui positif COVID-19 istrinya, adik Ngartono sekaligus istrinya terpapar COVID-19. Sebab, di rumah tempat Ngartono tinggal ditempati dua kepala keluarga. Dari sini bermula hingga menyebar ke sejumlah orang. Meski sebenarnya, saat lebaran tidak ada kunjungan antar warga ke rumah masing-masing.

"Jadi di rumahnya itu ada dua kepala keluarga. Satu pak Ngartono dan istrinya dan juga adiknya dan istrinya juga. Anak-anaknya sudah tidak di rumah sudah besar. Mobilisasi sebenarnya minim, bahkan tidak ada hari raya, lockdown kasarannya. Tidak ada kunjungan ke rumah," ujar Agung.

Kabid Kedaruratan Logistik BPBD Kota Malang Nur Azmi mengungkapkan, mendiang diketahui terpapar dari istrinya karena mobilitas tinggi keluar rumah dan berinteraksi dengan orang lain. Dari sini dia diduga menulari Ngartono hingga COVID-19 menginfeksi para tetangga.

"Diketahui, istrinya ini sering keluar ke saudaranya di Plaosan. Terakhir, dia habis jenguk orang sakit di Gadang. Kemungkinan dia tertular lebih dulu, lalu menulari suaminya, Pak Ngartono ini. Saat ini (warga) beberapa masih dirawat di Safe House (Jalan Kawi), dan sudah ada yang pulang juga," ujar Nur Azmi.

Setelah mendapat laporan ini, BPBD Kota Malang melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di seluruh permukiman Lowokdoro. Beberapa warga pun melakukan testing dengan tes swab antigen yang disediakan Dinkes Kota Malang. "Untuk hasil tes swab-nya, nanti akan kami beritahukan lebih lanjut," kata Nur Azmi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel