Pascaserangan Katedral Makassar, Polisi di Pontianak Sisir Gereja

Ezra Sihite, Ngadri (Kalimantan Barat)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Daerah Kalimantan Barat (Kalbar) Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan bahwa untuk memberikan rasa aman bagi warga maka polisi telah meningkatkan pengamanan dengan menempatkan personel di tempat objek vital seperti rumah ibadah dan tempat keramaian. Termasuk kata dia, gedung-gedung gereja.

"Usai salah satu gereja di Makassar diserang bom, kami jajaran Polda Kalbar sudah melakukan langkah dengan melakukan peningkatan pengamanan dengan mempertebal anggota di tempat objek vital dan menyisir gereja,"ujar Donny kepada VIVA pada Senin, 29 Maret 2021.

Donny meminta kepada warga Kalbar agar tidak perlu resah dan takut terkait aksi bom yang menyerang di halaman Gereja Katedral di Makassar. Menurut dia yang penting tetap tenang dan selalu meningkatkan kewaspadaan.

"Saya minta meningkatkan waspada dan selalu mengawasi orang yang baru dan bertingkah laku kurang wajar. Nah, apabila mengetahui ada orang yang mencurigakan agar segera melaporkan ke Kepolisian terdekat," ujarnya.

Lanjut Donny, pengamanan juga ditingkatkan di angkutan udara, laut dan darat. Walaupun di tempat objek vital tersebut sudah ditempatkan personel namun kewaspadaan setiap unsur harus dilakukan.

"Kami dari Polda Kalbar mengimbau tetap tenang dan jangan resah karena Polri akan bekerja maksimal untuk menindak para teroris tersebut. Untuk Kalbar semoga selalu aman," tuturnya.