Pasien Corona yang Gegerkan Lombok Ditemukan Prajurit TNI di Sawah

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Prajurit Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam Gugus Tugas COVID-19 berhasil mengamankan seorang penderita positif Virus Corona yang melarikan dari lokasi karantina di Rumah Sakit Umum Daerah Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Menurut keterangan resmi Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah, Letkol Czi Pratiwanto yang didapatkan VIVA Militer, Kamis 30 April 2020, penderita corona itu berinisial LS. Dia warga Desa Panunjak, Kecamatan Praya Barat.

LS berhasil kabur dari pusat karantina pada Selasa malam 28 April 2020. Informasi kaburnya LS beredar cepat karena rekaman CCTV rumah sakit telah menyebar dan seketika itu juga Lombok Tengah geger dan mencekam.

Bahkan warga di desa asal LS dilanda ketakutan jikalau LS kabur dan pulang ke rumahnya. Warga pun melakukan penjagaan ketat di akses menuju ke desa itu.

Atas kejadian itu, tim Gugus Tugas COVID-19 bergerak cepat, prajurit TNI dikerahkan untuk mengejar dan mencari LS. Akhirnya, keesokan harinya Rabu 29 April 2020, prajurit Koramil 1620/Praya Barat bernama Serka Ifan Suntoro mendapatkan informasi penting tentang LS.

LS dilaporkan warga terlihat berjalan kaki dari Dusun Mentoko menuju Dusun Kangi, Desa Penunjak.

"Tidak butuh waktu lama Tim Satgas COVID-19 Desa Penujak termasuk Babinsa dan Satpol-PP Desa Penujak bergerak cepat berangkat ke Dusun Kangi. Tiba di lokasi LS ditemukan di jalan persawahan Dusun Kangi, selanjutnya tim Covid-19 membawa saudara LS menggunakan ambulans menuju RSUD Praya untuk kembali dikarantina sesuai protokol COVID-19," kata Letkol Czi Pratiwanto.

Saat ini LS sudah berada di dalam pusat karantina RSUD Praya. Namun kali ini sejumlah prajurit TNI ditempatkan untuk mengantisipasi LS kabur lagi.

Baca: Pernyataan Penting TNI AL Tentang Herbal Ampuh Corona yang Heboh